Wali Kota Hendri Arnis dan Wakil Wali Kota Allex Saputra Siapkan Program Strategis Untuk Mempercepat Pembangunan, Meningkatkan Perekenomian dan Pelayanan Publik

Editor : De Ola

Padang Panjang, (JMG) – Pemerintah Kota Padang Panjang di bawah kepemimpinan Wali Kota Hendri Arnis dan Wakil Wali Kota Allex Saputra memulai berbagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan dan pelayanan publik. Saat ini menjadi sorotan adalah pembenahan pasar, penataan lalu lintas kota, serta Angkutan Gratis bagi Pelajar.

Salah satu langkah strategis yang diambil ialah mengaktifkan kembali fungsi area Parkir Barat Gedung Pasar Pusat sebagai kantong parkir utama, yang sebelumnya ditempati pedagang kaki lima (PKL) setiap hari pasar pada Senin dan Jumat.

Sebagai tindak lanjut, Pemko memindahkan para PKL ke tiga titik, yakni Gang Kecap, Jalan Lingkar, dan kawasan Pasar Sayur.

Proses pemindahan ini dilakukan Senin pagi (14/4) di bawah pengawasan Disperdakop UKM, Dinas Perhubungan dan Satpol PP yang mulai bertugas sejak pukul 04.00 WIB.

Wali Kota, Hendri Arnis mengatakan, kebijakan ini bertujuan guna mengembalikan fungsi lahan parkir yang semestinya.

“Dengan dikosongkannya area Parkir Barat, kantong-kantong parkir bisa kembali dimanfaatkan secara maksimal. Ini tentu akan mempermudah akses bagi pengunjung maupun pedagang,” ujarnya.

Pantauan di lapangan, Wakil Wali Kota Allex Saputra bersama sejumlah pejabat lainnya turut memastikan segala sesuatunya berjalan lancar.

Selain itu Pelaksanaan rekayasa lalu lintas Sistem Satu Arah (SSA) di sejumlah ruas jalan di Kota Padang Panjang terpantau lancar dan tertib.

Pemerintah Kota melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus melakukan penyempurnaan terhadap sistem satu arah yang saat ini diberlakukan di kawasan pasar.

Wako Hendri menyampaikan rekayasa lalu lintas ini diberlakukan guna menertibkan kembali lalu lintas di kawasan Pasar Pusat.
Ia berharap dengan adanya rekayasa lalu lintas ini bisa dipatuhi semua pengguna jalan tanpa ada yang melanggar, karena petugas akan ditugaskan di lokasi tertentu nantinya.

Wako Hendri Arnis mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi aturan yang berlaku demi kelancaran arus lalu lintas. Petugas akan ditempatkan di lokasi-lokasi strategis untuk memastikan aturan dijalankan dengan baik.

“Semoga semua pengguna jalan dapat mematuhi rekayasa lalu lintas ini, karena petugas akan berada di lapangan untuk mengawasi. Seiring waktu, kami bersama Forkopimda akan terus memantau dan mengevaluasi sejauh apa efektivitasnya,” tambah Hendri.

Rekayasa lalu lintas ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan di pusat kota dan meningkatkan kenyamanan warga serta pengunjung yang hendak beraktivitas di kawasan Pasar Pusar.

Kemudian Mulai akhir April 2025 ini, para pelajar di Kota Padang Panjang bakal menikmati layanan angkutan kota gratis yang siap mengantar jemput mereka pada hari Senin dan Jumat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Arkes Refagus menyampaikan, program ini ditargetkan mulai beroperasi pada minggu terakhir April 2025.

“Kalau bisa, kita upayakan minggu ketiga sudah bisa jalan. Program angkutan kota gratis ini diperuntukkan bagi pelajar, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, hingga SMA,” ungkapnya.

Program ini, sebutnya, merupakan salah satu dari 100 hari kerja Wali Kota, Hendri Arnis dan Wakil Wali Kota, Allex Saputra. Tujuannya, guna memberikan kemudahan akses transportasi bagi para pelajar serta mengurangi penggunaan kendaraan roda dua oleh anak-anak sekolah.

Dikatakannya, sebanyak 45 unit angkutan kota layak jalan bakal dikerahkan dalam program ini. Pemko tengah menjalin kerja sama dengan sejumlah koperasi, seperti Koperasi Media, Koperasi Sari Menanti, Koperasi Wredatama, dan Koperasi Pepabri.

“Layanan ini akan beroperasi dua kali sehari. Pagi pukul 06.30–07.30 WIB dan sore pukul 14.30–15.30 WIB. Menyesuaikan dengan jam masuk dan pulang sekolah para pelajar,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Allex Saputra mengajak masyarakat mendukung penuh program ini.

“Ini demi kelancaran dan kenyamanan anak-anak kita dalam menempuh pendidikan. Kami juga berharap ini bisa membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di kota,” katanya.

Allex mengapresiasi OPD terkait yang telah bekerja sama merancang dan merealisasikan program ini. Menurutnya, jika berjalan lancar, angkutan pelajar gratis ini akan menjadi salah satu terobosan transportasi yang membawa dampak besar bagi dunia pendidikan di Padang Panjang.

Salah seorang warga Sungai Andok, Rafika menyambut baik kebijakan ini. Ia menilai, program angkutan gratis sangat bermanfaat, terutama bagi pelajar yang tinggal di daerahnya.

“Program ini sangat membantu siswa-siswa dari daerah Sungai Andok untuk dapat pergi ke sekolah dengan lebih mudah dan nyaman,” ucapnya. (yan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *