Viral Pembongkaran BBM Illegal di Batu Bajanjang, Oknum Pol Airud Polda Sumbar Diduga Terlibat

Editor : De Ola

Solok, (JMG) – Praktek penyalahgunaan BBM Subsidi semakin hari semakin menjadi-jadi di Provinsi Sumbar. Baru-baru ini viral video pembongkaran BBM Subsidi jenis bio solar yang diduga untuk alat berat tambang emas illegal di Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat.

Dari akun tiktok LMMRI KOMWIL SUMBAR yang dikirim sumber JMG terlihat satu tangki biru putih BA 9121 AO kapasitas 5 ton sedang membongkar BBM Subsidi. Didalam gudang yang telah disiapkan juga terlihat beberapa tekmon ukuran satu ton dan puluhan jerigen yang telah berisi solar.

Dalam video yang diposting pada Jumat (6/2) lalu itu terlihat para pekerja asyik menyalin BBM tersebut tanpa takut dengan Aparat Penegak Hukum. Sepertinya tak ada hukum yang berlaku di gudang tersebut.

Berbagai komentar dilayangkan para netizen Seperti dari akun Okta Beri Fernando yang mengatakan ” Bekingan kuat tuh”, Akun Novia NN juga berkomentar ” Untuk Nambang da.. Minyak untuk alat… Tambang Ameh”. Komentar yang hampir sama juga disampaikan M Guchi Guchi “larinya ke tambang emas daerah solok ini”

Video itu sampai berita ini ditayangkan telah ditonton oleh 85 ribu lebih netizen dan telah dikomentari sebanyak 81 komentadan selain itu, video tersebut juga telah dibagikan sebanyak 212 kali.

Hasil investigasi JMG terkait siapa pemilik tangki itu membuahkan hasil. Oknum anggota Pol Airud Polda Sumbar inisial “IS”, mengakui bahwa tangki itu sekarang adalah miliknya.

“ Dulunya tangki itu adalah milik teman yang dinas di Polda Sumbar dan setelah itu dijual. Tangki itu saya yang pakai tapi video kegiatan yang ada itu adalah video lama awal tahun 2025. Baru-baru dulu memang saya pakai untuk ke daerah Batu Bajanjang tapi sekarang tidak lagi karena sudah diisi dan didominasi oleh pelangsir lain dari Solok menggunakan mobil boks dengan kapasitas 400 jerigen”, ujarnya. (Tim)

Penulis: TIMEditor: De Ola

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *