Terlihat Nasrul-Eri (NAGA’RI) Sangat Menguasai Debat Pertama Di Gedung DPRD Pada Rabu Malam

PADANG PANJANG, (JMG) – Saling sahut menyahut, Debat publik putaran pertama pasangan calon Wali Kota (Wako) dan Wakil Wali Kota (Wawako) Padang Panjang berlangsung sengit dan penuh antusiasme, Rabu, (23/10/2024) Malam di Gedung DPRD.

Debat yang disiarkan secara langsung di Padang TV ini mempertemukan tiga pasangan calon. Yaitu yaitu Edwin dan Albert (nomor urut 1), Nasrul Naga dan Eri (nomor urut 2), serta Hendri Arnis dan Allex Saputra (nomor urut 3),

Mereka saling adu gagasan terkait tema Transformasi Sosial dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Berbasis Nilai-Nilai Agama yang dimoderatori oleh Oktafril Febrianayah, S.Pd.

Debat dibagi menjadi beberapa segmen. Yaitu Penyampaian Visi dan Misi, Pendalaman Visi-Misi dan Program Kerja, serta Tanya Jawab Pasangan Calon.

Ketiga paslon tampak tegang dan benar-benar mengeluarkan ide dari program yang telah diterapkannya. Seperti Paslon kedua yang sempat mendapatkan pertanyaan sekaitan bagaimana mengantisipasi anak remaja di era digitalisasi saat ini.

Paslon dua menjawab dengan lugas dimana mereka akan bangkitkan nilai agama di Kota Padang Panjang, termasuk generasi muda yang saat ini berada ditengah era digital, maka paslon nomor dua akan mengumpulkan organisasi pemuda dalam satu wadah dan akan dibina sesuai dengan bidang-bidang keahliannya, mereka akan diberikan pelatihan, pelajaran sehingga mereka bisa berinvestasi di kegiatan ini.

Mereka akan fokus menjadikan digitalisasi sebagai sumber pencarian dan dengan digitalisasi mereka akan mempunyai pekerjaan yang akan membangkitkan ekonomi keluarganya.

Selain itu Paslon dua juga memiliki program untuk UMKM Padang Panjang mereka akan memberikan pelatihan-pelatihan dan pembelajaran-pembelajaran untuk membuat produk UMKM Padang Panjang dikenal
masyarakat luas.

Begitu juga di bidang pendidikan mereka akan memajukan semua sekolah yang ada di Padang Panjang termasuk sekolah swasta, kita harus bantu semua kendala yang dimiliki sekolah. Kita nanti akan laksanakan kerjasama dengan pihak sekolah swasta agar pendidikan anak-anak Padang Panjang lebih baik dan maju lagi.

Adapun moderator, Dosen FIS UNP Dr. Hendra Naldi, S.S, M. Hum, Dosen Politik Hukum Islam UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Abrar, M. Ag, Dosen Psikologi UIN Imam Bonjol, Dr Wanda Fitri, M.Si, Dosen UM dan Sumbar Dr Ilham, S.Pd, MA.

Selanjutnya, Dua orang Dosen Administrasi Publik FISIP UNAND Rozidateno Putri Hanida, S.IP, M.PA, dan Hendri Navigator, S.Psi, M.Pd, CHt, CI IBH, CPNLLP, serta Ketua Baznas Syamsuarni, S.Ag.

Turut menyaksikan, Penjabat (PJ) Wali Kota Sonny Budaya Putra, AP, MSi, Kapolres, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, SIK, MAP,Ketua DPRD Imral, S.E, Forkopimda, dan undangan lainnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Puliandri menyampaikan, debat publik ini merupakan yang pertama di seluruh kabupaten/kota di Sumbar. Dilaksanakan sebanyak 3 kali. Berikutnya di awal dan pertengahan November.

“Debat ini merupakan tahapan kampanye yang difasilitasi KPU. Kami upayakan ini maksimal. Debat yang digelar KPU Padang Panjang sebanyak 3 kali ini satu-satunya di Sumbar,” ucapnya.

Pelaksanaan debat ini, lanjutnya guna menyebar luaskan profil dan gambaran Paslon, membedah visi misi mereka dan bagi pemilih guna menentukan pilihannya.

“ Debat ini bukan tentang siapa yang menang. Kita menginginkan Kota Padang Panjang yang bermartabat, Pilkada yang badunsanak yang berarti untuk negeri,” tuturnya.(YB)

Penulis: Yan BayokEditor: De Ola

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *