Pedagang Keliling dan Wali Murid Sesalkan Bisnis Dagangan di SDN 31 Jati Tanah Tinggi

Editor : Hari S

Padang, (JMG) – Beberapa oknum tenaga pengajar/guru saat ini dinilai tidak fokus untuk mengajar. Ada juga oknum guru yang berbisnis jualan kue untuk mencari tambahan keuangan.

Salah satunya yang terjadi di SD Negeri 31 Jati Tanah Tinggi Padang. Disekolah yang dikepalai oleh Ratna Yuriani S. pd, M.,Pd itu diduga beberapa oknum guru tidak fokus lagi dalam mengajar. Sebab sudah sibuk dengan jualan kue dikantin sekolah tersebut.

Hal ini tentu sangat merugikan murid dan pedagang keliliing yang sering berjualan disekolah itu. Bagi murid, tentu merasa dirugikan karena oknum guru tidak fokus lagi dalam mengajar.

Sedangkan bagi para pedagang keliling yang berjualan disekolah itu, tentu sangat berdampak sekali. Omset yang mereka dapat jauh berkurang karena murid-murid tidak diperbolehkan belanja keluar pekarangan.

Herman (nama pinjaman) salah seorang pedagang keliling kepada JMG menyampaikan keluh kesahnya. Dia sangat menyayangkan dengan ditutupnya pintu gerbang disaat murid istirahat.

” Kami berdagang hanya untuk mencari hidup bukan untuk kaya. Selama ini kami berjualan tidak pernah mengganggu orang lain dan ketertiban umum. Dagangan yang kami jual dijamin halal dan higienis”, ujarnya.

Ditempat terpisah, Yanti salah seorang wali murid yang anaknya sekolah disitu juga heran mengapa ada beberapa oknum guru yang berjualan dan berbisnis dikantin itu. Naifnya, menurut anaknya, kue yang biasa dibeli diluar dengan Rp. 1000,- malah dijual Rp. 2.000,-“, ungkapnya.

Yanti berharap pihak terkait seperti UPTD Dinas Pendidikan Padang Timur dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang mengambil langkah tegas dan memberi sanksi kepada oknum guru yang berdagang dan mengenyampingkan tupoksinya sebagai seorang tenaga pendidik, pungkasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *