Editor : Jean
Pariaman – (JMG) Langkah tim sepak bola Kabupaten Tanah Datar menuju partai final Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 resmi terhenti. Menghadapi Kota Payakumbuh pada laga semifinal di Lapangan Parik Pauh Kamba, Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (11/10/2026), Tanah Datar harus mengakui keunggulan lawan dengan skor telak 0-3.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi skuad Luhak Nan Tuo yang sebelumnya berjuang untuk menembus partai puncak. Sebaliknya, Kota Payakumbuh tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dan memastikan satu tempat di final setelah melewati pertandingan yang berlangsung dengan intensitas tinggi.
Sejak peluit awal dibunyikan, Payakumbuh langsung mengambil inisiatif serangan dan berusaha menekan pertahanan Tanah Datar. Permainan agresif yang diperagakan Payakumbuh membuat barisan pertahanan Tanah Datar harus bekerja keras meredam ancaman demi ancaman.
Tanah Datar berupaya memberikan perlawanan dan menjaga asa untuk merebut tiket final. Namun, solidnya permainan Payakumbuh serta efektivitas penyelesaian akhir membuat tim Tanah Datar kesulitan mengembangkan permainan sesuai harapan. Dua gol yang bersarang di babak pertama membawa Payakumbuh unggul 2-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Tanah Datar mencoba bangkit dengan meningkatkan tekanan dan melancarkan serangan ke wilayah pertahanan lawan. Upaya tersebut dilakukan demi memperkecil ketertinggalan sekaligus menghidupkan kembali peluang untuk mengejar hasil positif.
Namun, harapan Tanah Datar untuk membalikkan keadaan tidak terwujud. Payakumbuh justru berhasil menambah satu gol pada babak kedua, mengubah kedudukan menjadi 3-0. Keunggulan tersebut bertahan hingga wasit meniup peluit panjang, sekaligus memastikan berakhirnya perjuangan Tanah Datar menuju final Porprov XVI Sumatera Barat.
Hasil semifinal lainnya menempatkan Kota Sawahlunto sebagai finalis setelah menundukkan Kota Padang dengan skor 2-1. Dengan demikian, partai final akan mempertemukan Kota Payakumbuh melawan Kota Sawahlunto dalam perebutan medali emas cabang olahraga sepak bola Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
Sementara itu, Tanah Datar masih memiliki kesempatan untuk menutup perjuangannya dengan hasil membanggakan. Tim tersebut dijadwalkan menghadapi Kota Padang dalam laga perebutan medali perunggu.
Pertandingan ini menjadi kesempatan terakhir bagi skuad Luhak Nan Tuo untuk membuktikan daya juang sekaligus membawa pulang medali bagi Kabupaten Tanah Datar.
Meski tiket final gagal diraih, perjuangan Tanah Datar belum sepenuhnya berakhir. Kini, fokus tim harus segera dialihkan untuk menghadapi laga perebutan tempat ketiga, dengan harapan mampu bangkit dari kekalahan dan mengakhiri kiprah di Porprov XVI Sumatera Barat dengan raihan medali perunggu. (RN)












