Editor : De Ola
Padang Panjang, (JMG) – Penggunaan BBM Subsidi yang disulap menjadi industri untuk proyek pemerintah semakin hari semakin berani saja. Bahkan untuk proyek Bencana alam diduga juga digunakan BBM Subsidi tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh JMG, pasca bencana alam melanda beberapa daerah di Sumbar, beberapa pihak mendapatkan keuntungan. Seperti yang disinyalir terjadi di Lembah Anai. Akibat banjir bandang yang melanda daerah itu kembali pada November 2025 lalu, merusak jalur transportasi didaerah itu.
Penanganan pasca bencana pun dilakukan oleh pemerintah pusat melalui Balai Penanggulangan Jalan Nasional Sumbar. Ratusan Milyar dana disiapkan untuk pemulihan jalan tersebut agar dapat dimanfaatkan kembali oleh pengguna jalan.
Sayangnya dalam penanggulangan bencana yang dikerjakan PT. Hutama Karya Infrastruktur (HKI) itu, beberapa pihak mencari keuntungan. Mulai dari penggunaan material hingga BBM Subsidi yang disulap menjadi industri.
Sumber JMG mengungkapkan penggunaan BBM Subsidi pada proyek tersebut disuplai oleh pihak ketiga. Solar itu dibawa dengan menggunakan truk tangki berwarna biru putih. Diperkirakan ribuan ton solar dibutuhkan untuk proyek itu.
” Solar yang digunakan diduga adalah solar subsidi yang disulap jadi industri. Hal ini kuat dugaan karena harganya dibawah solar industri resmi dari pertamina”, ujarnya. (Tim)
Catatan Redaksi :
– Redaksi masih terus berusaha untuk melakukan konfirmasi kepada pihak terkait baik kontraktor pelaksana ataupun pihak yang mengisi BBM untuk proyek tersebut.












