Padang, (JMG) – Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Padang Teddy Wibowo saat dihubungi JMG Rabu 20/11/24 lewat Whatsappnya menanggapi berita tentang dugaan Pungutan Liar (Pungli) di lingkungan Imigrasi Padang dalam pembuatan Pasport baru yang diungkap JMG.
Tedi mengungkapkan dia sebagai pimpinan akan segera melakukan pengecekan dan pengawasan ke anggotanya. Jika memang terbukti melakukan pelanggaran akan kami lakukan pendisiplianan.
Dalam pemberitaan JMG sebelumnya
Menurut sumber JMG Selasa 12/11/24 ,Modus permainannya pasport tersebut sebelumnya di simpan oleh oknum petinggi Imigrasi Padang itu. Lalu kepada masyarakat yang ingin buat pasport baru dan butuh cepat di sini harganya di mainkan oleh oknum petugas Imigrasi harganya bervariasi tergantung negosiasi
Data yang di peroleh JMG dari website Direktorat Imigrasi Kemenkumham harga resmi pembuatan sebagai berikut
– Pasport biasa non elektronik ( 5 tahun)
Rp 350.000
– Passport biasa non elektronik ( 10 tahun)
Rp 650.000
– Pasport biasa elektronik ( 5 tahun)
Rp 650.000
– Pasport biasa elektronik (10 tahun)
Rp 950.000
– Surat perjalanan laksana pasport ( SPLP)
Warga negara Indonesia Rp 100.000
– Surat Perjalanan laksana Pasport
Warga negara Asing Rp 150.000
– layanan percepatan pasport selesai di hari
Yang sama Rp 1.000.000
Kepala seksi bagian pasport Kantor Imigrasi 1 TPI Padang Juni Munandar saat di temui JMG Selasa 12/11/24 di kantornya
Membantah dengan tegas bahwa Imigrasi Padang tidak pernah melakukan permainan harga pembuatan pasport tersebut kalau ada oknum – oknum yang melakukan hal tersebut akan di tindak tegas silahkan tulis beritanya
Termasuk dugaan tuduhan terhadap dirinya yang ikut melakukan permainan harga untuk pembuatan pasport tersebut.
Lebih lanjut juni mengungkapkan saat ini pelayanan di Imigrasi sudah sistem di gital semuanya.
sebagian kecil kemungkinan para oknum di Imigrasi saat ini melakukan pungli dan segala macam nya Imigrasi selalu terbuka menerima pengaduan dari masyarakat termasuk dari media sendiri
Imigrasi adalah kantor pelayanan yang namanya pelayanan tentu hasilnya ada yang puas dan ada yang tidak puas, Imbuh Juni kepada JMG. (zul)












