Final Piala Dunia Jadi Magnet Kebersamaan, Donal Martin Satukan Warga Lewat Nobar, Budaya Minang dan Dialog Pembangunan

Editor : Jean

Tanah Datar – (JMG) Euforia laga puncak Piala Dunia dimanfaatkan Anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) I, Donal Martin, untuk menghadirkan ruang kebersamaan yang lebih bermakna. Tak sekadar menggelar nonton bareng (nobar) final Piala Dunia antara Spanyol melawan Argentina, Donal juga menjadikan momentum tersebut sebagai ajang mempererat silaturahmi, melestarikan budaya Minangkabau, sekaligus menyerap aspirasi masyarakat terkait arah pembangunan daerah.

Kegiatan yang dipusatkan di kediaman pribadinya di Jorong Koto Alam, Kecamatan Padang Ganting, Minggu dini hari (20/7/2026) mulai pukul 02.00 WIB itu dipastikan menjadi pusat berkumpulnya masyarakat dari berbagai kalangan.
Sebelum pertandingan dimulai, suasana telah lebih dahulu dihangatkan dengan berbagai kegiatan bernuansa budaya lokal. Donal menggelar lomba domino dan permainan kartu Koa, permainan tradisional khas Minangkabau yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat dan sarat dengan nilai kebersamaan, sportivitas, serta mempererat tali persaudaraan.

Menurut Donal Martin, kegiatan tersebut sengaja dirancang bukan hanya sebagai hiburan, melainkan juga sebagai ruang interaksi langsung antara wakil rakyat dengan masyarakat tanpa sekat formalitas.

Sepak bola memiliki kekuatan menyatukan semua kalangan. Kami ingin momen final Piala Dunia ini menjadi media untuk mempererat silaturahmi, menghidupkan kembali permainan tradisional Minangkabau, sekaligus mendengar secara langsung harapan dan masukan masyarakat terhadap pembangunan Tanah Datar, khususnya di Kecamatan Padang Ganting,” ujarnya.

Diskusi yang berlangsung santai di sela-sela kegiatan membahas berbagai persoalan pembangunan, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik hingga harapan masyarakat terhadap peningkatan kesejahteraan di masa mendatang. Aspirasi yang disampaikan warga disebut akan menjadi bahan perhatian dan diperjuangkan melalui fungsi legislasi maupun penganggaran di DPRD.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak malam hari. Hingga sekitar pukul 21.00 WIB, lebih dari seratus warga telah memadati lokasi kegiatan. Mereka tampak menikmati suasana kekeluargaan sambil bercengkerama, mengikuti perlombaan, dan menunggu kick-off pertandingan final yang menjadi perhatian dunia.
Untuk menambah kenyamanan peserta, panitia juga menyediakan makan dan minuman secara gratis bagi seluruh warga yang hadir. Kehangatan kebersamaan semakin terasa ketika masyarakat dari berbagai usia larut dalam suasana penuh keakraban.

Bagi Donal Martin, pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui program fisik semata, tetapi juga dengan menjaga kekuatan sosial dan budaya masyarakat. Karena itu, olahraga, tradisi, dan dialog publik dinilai dapat menjadi satu kesatuan yang mampu memperkokoh persatuan sekaligus membangun semangat gotong royong.

Semoga kegiatan ini menjadi momentum mempererat persaudaraan, menjaga warisan budaya Minangkabau, dan membangun optimisme bersama untuk mewujudkan Tanah Datar yang semakin maju dan sejahtera,” tutup Donal Martin.

Melalui kegiatan tersebut, Donal Martin kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai legislator yang menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran, tetapi juga sebagai jembatan yang menyatukan aspirasi rakyat dengan semangat kebersamaan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal. (RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *