Editor : Jean
Tanah Datar – (JMG) Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Tanah Datar semakin semarak dengan digelarnya pawai alegoris di kawasan Batusangkar, Selasa (18/8/2026).
Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati sepanjang jalur pawai. Berbagai kontingen tampil membawa warna dan kreativitas masing-masing, mulai dari siswa sekolah dasar (SD), SMP, SMA/sederajat hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar, Anton Yondra, turut hadir menyaksikan langsung kemeriahan tersebut. Kehadiran pimpinan legislatif daerah itu menjadi bagian dari dukungan terhadap rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan yang tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai kebangsaan dan kecintaan terhadap daerah.
Pawai alegoris tahun ini tampil dengan beragam konsep. Kearifan lokal, seni tradisional, budaya Minangkabau serta kreativitas generasi muda berpadu dalam satu rangkaian pertunjukan yang menyedot perhatian masyarakat.
Bagi Anton Yondra, momentum kemerdekaan tidak seharusnya berhenti pada seremoni tahunan. Semangat perjuangan para pahlawan harus diterjemahkan dalam kerja nyata dan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Semangat perjuangan dan kemerdekaan Republik Indonesia ini harus terus kita jaga dan isi dengan kegiatan yang bersifat positif, produktif, dan membawa manfaat luas bagi masyarakat Tanah Datar,” ujar Anton Yondra.
Ia menilai, pawai alegoris memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar pertunjukan di jalan raya. Di balik setiap penampilan terdapat kreativitas, kerja sama, kedisiplinan dan semangat kebersamaan yang menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi penerus.
Menurutnya, keberagaman kontingen yang ditampilkan juga memperlihatkan kekayaan budaya Tanah Datar. Nilai-nilai lokal yang dikemas secara kreatif menjadi kekuatan tersendiri dalam menjaga identitas daerah di tengah perkembangan zaman.
Kegiatan seperti ini mempererat tali persaudaraan dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman. Mari kita lanjutkan semangat ini dengan bekerja keras, bersinergi, dan berkarya demi kemajuan bersama,” katanya.
Anton juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai pengingat bahwa kemerdekaan merupakan hasil perjuangan panjang yang harus diisi dengan kontribusi nyata.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam pawai dapat terus dibawa ke berbagai sektor pembangunan, baik pendidikan, ekonomi, sosial, budaya maupun pelayanan kepada masyarakat.
Kita ingin Tanah Datar terus bergerak maju, tetap kuat dengan budaya dan jati dirinya, serta mampu menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, kemeriahan pawai semakin terasa ketika setiap kontingen melintas di hadapan masyarakat. Sorak-sorai dan antusiasme warga mengiringi berbagai atraksi serta penampilan yang disuguhkan.
Tidak sekadar menjadi tontonan, pawai alegoris tersebut menjadi panggung bersama yang mempertemukan pemerintah, dunia pendidikan dan masyarakat dalam satu semangat: merayakan kemerdekaan sekaligus memperkuat persatuan.
Momentum tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Tanah Datar bukan hanya dirayakan dengan seremoni, tetapi juga melalui ekspresi budaya, kreativitas dan kebersamaan masyarakat.
Dengan semangat itu, peringatan kemerdekaan diharapkan tidak berhenti setelah rangkaian acara berakhir, melainkan terus diwujudkan melalui kerja nyata untuk membangun Tanah Datar yang semakin maju, berbudaya dan sejahtera. (RN)












