Bupati Tanah datar Eka Putra SE, MM mengukuhkan Panitia Pacu Kuda Open Race dan Tradisional Tahun 2023

Editor : De Ola

Tanah Datar, (JMG) – Bupati Kabupaten Tanah Datar Eka Putra, SE. MM. Kukuhkan panitia Pacu Kuda Open Race dan Tradisional yang akan diselenggarakan di lapangan Dang Tuanku Bukik Gombak, pada tanggal 30 April dan 1 Mei Tahun 2023, di Gezebo, Indo Jolito, Jumat, 7 April 2024.

Bupati Eka Putra mengatakan, Alek Nagari itu direncanakan akan menghadirkan beberapa pejabat di pemerintahan pusat yakni Menteri Pertahanan (Menhan) RI Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahudin Uno dan juga Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) RI Afriansyah Noor.

Maka dari itu, Bupati Eka berharap panitia dan pihak yang terlibat untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang agar Pacu Kuda Open Race dan Tradisional tahun 2023 berjalan dengan lancar.

“Mari kita serius dan menjaga kekompakan dalam mensukseskan Pacu Kuda Open Race dan Tradisional tahun 2023. Jika terjadi masalah, segera laporkan, untuk dicarikan solusinya, karena persiapan baik akan membuahkan hasil yang baik pula,” ujarnya.

Untuk mendukung kesuksesan Pacu Kuda Open Race dan Tradisional di tahun ini, perlu adanya promosi dan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat baik didaerah maupun diluar daerah.ucap Bupati

“Pacu Kuda Open Race dan Tradisional masuk ke daftar Calender of Event Tanah Datar. Untuk itu, promosikan dan sosialisasikan secara maksimal, agar target pengunjung sebesar 50.000 dapat terwujud,” ujarnya.

Dandim 0307 Tanah Datar Letkol CZI Sutrisno, S.T, M.IP selaku Ketua panitia Pacu Kuda Open Race dan Tradisional Tahun 2023 mengatakan, pelaksanaannya telah dimulai dipersiapkan, dari pembenahan lapangan Dang Tuanku Bukik Gombak dan sebagainya.

Ia menambahkan bahwa Pacu Kuda Open Race dan Tradisional terselengara selepas hari Raya Idul Fitri 1444 H/ 2023 M hasil dari koordinasi bersama Pordasi Sumatera Barat (Sumbar)

“Jadwal yang biasa bagi Tanah Datar untuk melaksanakan Pacu Kuda Open Race dan Tradisional di bulan Oktober, itu telah padat. Maka dari itu, disepakati selepas hari Raya Idul Fitri 1444 H, ini hasil koordinasi bersama Pordasi Sumbar. Tentu ini dianggap baik karena perantau juga dapat menikmati alek nagari sembari pulang ke kampung halaman,” ujarnya.
(Anto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *