Editor : Ocu Azhar
Muara Labuh, JMG—Sebagian besar orang tua, terutama borang tua perempuan mengingat hari pertama anak mereka masuk sekolah. Pandangan mata berkaca-kaca, kerongkongan kering kala melihat anak-anaknya melangkah masuk kelas sebagai murid taman kanak-kanak.
Bangga, bahagia, sekaligus haru. Yakin orang tua yang pembawaannya paling santai sekalipun emosinya bisa campur aduk di momen itu. Anak yang biasanya bersama kita 24 jam, kini mulai menyisihkan sebagian waktunya di luar rumah enam kali seminggu.
Hari ini, Senin 17/07/2023, TK Negeri 01 Sungai Pagu. Mulai melaksanakan aktifitas belajar mengajar, setelah sebelumnya dua hari mengenal murit, guri dan lingkungan sekolah.

Dikatakan Kepala Sekolah TK 01 Sungai Pagu Zulfineli S.Pd. Taman kanak-kanak adalah langkah pertama sekaligus langkah besar bagi anak. Mungkin saja ini adalah hari menyenangkan bagi mereka, tetapi dari sana mereka sesungguhnya belajar untuk menghadapi hari-hari panjang berseragam, kurikulum pelajaran yang menantang, dan waktu yang dihabiskan jauh dari orang tua.
Lebih lanjut dikatakan Zulfineli, beberapa masalah yang mungkin dihadapi anak di hari pertama masuk sekolah, antara lain anak bosan dengan jam sekolah yang lama, transisi dari satu aktivitas ke aktivitas lain, belajar fokus, serta duduk diam memerhatikan guru di kelas.
Akan tetapi Zulfineli selaku Kepala Sekolah memberikan tips kepada orang tua murid TK 01 Sungai Pagu.
“Tips terakhir dari saya adalah percaya pada guru. Anak kita bukan satu-satunya di kelas yang mengalami gangguan kecemasan di hari pertama masuk sekolah TK”.
Dan yang mesti di faham orang tau / wali murid bahwa anak kita juga tidak selalu menjadi anak pertama yang harus dihibur guru setelah ayah, ibu, atau pengasuhnya pergi. Guru berpengalaman pasti telah menyiapkan segala cara untuk menyenangkan hati murid-muridnya kembali. Pada akhirnya anak kita akan terbiasa dan beradaptasi dengan lingkungan barunya, tutupnya. ( Helfi Yulinda )












