DAERAH  

Simulasi MBG Tanjung Barulak Jadi Tonggak Awal, Sinergi dan Integritas Ditekankan Demi Sukses Program Nasional

Editor : De Ola

Tanah Datar (JMG) – Pelaksanaan simulasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nagari Tanjung Barulak menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan implementasi program nasional tersebut di tingkat daerah. (2/6)

Kegiatan ini tidak hanya menjadi uji coba teknis, tetapi juga momentum memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan layanan gizi yang berkualitas bagi masyarakat.

Simulasi ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pengelola dapur SPPG, mitra pelaksana, hingga instansi terkait. Hadir dalam kegiatan tersebut Mitra SPPG Tanjung Barulak, Nurhayati, S.Pd., M.A, Kepala SPPG Tanjung Barulak, Thomas Putra Oyana, S.Akun, serta Kepala Dinas Pangan dan Perikanan, Yusnen.

Dalam sambutannya, Nurhayati menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya simulasi MBG di Nagari Tanjung Barulak. Ia menegaskan bahwa proses hingga tahap ini bukanlah hal yang mudah, melainkan melalui perjalanan panjang yang penuh tantangan.

Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dapat sampai pada tahap simulasi ini. Perjalanan yang kami lalui tidak singkat, penuh dengan proses, kerja keras, dan koordinasi yang intens dengan berbagai pihak. Ini adalah awal dari tanggung jawab besar untuk memastikan program MBG benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan gizi,” ujarnya.

Nurhayati juga berharap seluruh pihak yang terlibat dapat menjaga komitmen dan bekerja secara profesional demi keberhasilan program ini ke depan.

Sementara itu, Kepala SPPG Tanjung Barulak, Thomas Putra Oyana, dalam arahannya menekankan pentingnya membangun kerja sama yang solid serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dalam setiap tahapan pelaksanaan program.

Ke depan, kita harus membangun kerja sama yang baik antar semua pihak. Selain itu, kejujuran menjadi kunci utama dalam menjalankan program ini. Dengan integritas dan sinergi yang kuat, saya yakin MBG di Tanjung Barulak dapat berjalan optimal dan berkelanjutan,” tegasnya.

Thomas juga menambahkan bahwa simulasi ini menjadi bahan evaluasi penting untuk penyempurnaan sistem operasional sebelum program dijalankan secara penuh.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pangan dan Perikanan, Yusnen, menyambut baik pelaksanaan simulasi MBG tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret dalam mendukung program pemerintah pusat sekaligus upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat di daerah.

Simulasi ini sangat penting untuk memastikan kesiapan dari segala aspek, baik teknis maupun manajerial. Kami dari Dinas Pangan dan Perikanan tentu mendukung penuh pelaksanaan program MBG ini agar berjalan sesuai standar dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Yusnen juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas bahan pangan, kebersihan, serta distribusi yang tepat waktu agar tujuan program dapat tercapai secara maksimal.

Dengan terlaksananya simulasi ini, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis di Nagari Tanjung Barulak dapat segera diimplementasikan secara menyeluruh dengan sistem yang matang, transparan, dan berkelanjutan. Keberhasilan program ini nantinya diharapkan mampu menjadi model percontohan bagi wilayah lain dalam mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat. (RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *