Editor : Jean
Padang Panjang – (JMG) Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Program Tilawah, Tahfiz dan Tartil (Titah) Wali Kota yang menjadi salah satu program unggulan Wali Kota Hendri Arnis bersama Wakil Wali Kota Allex Saputra.
Program tersebut diluncurkan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman, di Masjid Agung Manarul ‘Ilmi Islamic Centre, Sabtu (10/10/2026). Peluncuran ini menjadi langkah penting dalam memperluas pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Kegiatan tersebut turut memperlihatkan komitmen Pemko Padang Panjang dalam menjadikan pendidikan keagamaan sebagai bagian penting dari pembangunan daerah. Melalui pembinaan yang terarah, anak-anak diharapkan tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Irman Gusman mengapresiasi inisiatif Pemko Padang Panjang yang menghadirkan Program Titah Wali Kota. Menurutnya, pembinaan generasi Qur’ani merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi penerus yang berkualitas, berakhlak mulia, dan memiliki fondasi agama yang kuat.

Ia menyatakan dukungan terhadap keberlangsungan program tersebut, baik secara moril maupun materil. Dukungan itu diharapkan dapat memperkuat upaya pembinaan anak-anak sekaligus mendorong lahirnya generasi yang mampu membawa nama baik Kota Padang Panjang di masa mendatang.
“Kita harus kembalikan kejayaan Kota Serambi Mekkah ini dengan melahirkan anak-anak yang kuat agamanya dan menghafal Al-Qur’an. Mudah-mudahan dengan momentum hari ini bisa membuat anak-anak kita lebih berkualitas masa depannya,” ujarnya.
Irman juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian seleksi Program Titah Wali Kota. Ia berharap program ini dapat dilaksanakan secara konsisten, berkembang dengan baik, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Saya luncurkan Titah Wali Kota ini. Semoga kegiatan yang sangat bermanfaat ini berjalan dengan baik dan sukses serta mendapatkan keberkahan dari Allah,” harapnya.
Sementara itu, Wali Kota Hendri Arnis menjelaskan, Program Titah Wali Kota dirancang melalui pola pembinaan berbasis kelurahan. Pendekatan ini menjadi upaya Pemko Padang Panjang untuk mendekatkan layanan pembinaan keagamaan kepada masyarakat sekaligus membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak untuk mengembangkan potensinya.
Melalui pembinaan di tingkat kelurahan, potensi anak-anak dalam bidang tilawah, tahfiz, dan tartil diharapkan dapat diidentifikasi sejak dini. Dengan demikian, peserta yang memiliki kemampuan dan minat dapat memperoleh pembinaan secara terarah dan berkelanjutan sesuai cabang yang diikuti.
Menurut Hendri, keberadaan program ini bukan sekadar menghadirkan kegiatan keagamaan, melainkan juga membangun sistem pembinaan yang dapat mempersiapkan generasi muda menghadapi berbagai kesempatan dan tantangan pada masa mendatang.
Pemko Padang Panjang ingin memastikan bahwa anak-anak mendapatkan ruang untuk belajar, berlatih, dan meningkatkan kemampuan membaca maupun menghafal Al-Qur’an. Pembinaan yang berkesinambungan diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri serta membentuk karakter yang disiplin dan bertanggung jawab.
Selain membangun karakter, Program Titah Wali Kota juga diarahkan untuk menyiapkan kader-kader terbaik yang dapat mewakili Kota Padang Panjang pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ). Dengan persiapan sejak dini, kemampuan peserta diharapkan semakin terasah sehingga mampu bersaing pada berbagai tingkatan perlombaan.
“Ini juga memiliki tujuan strategis dengan menyiapkan generasi penerus yang mampu menjadi kader terbaik Kota Padang Panjang dalam MTQ, dan menjadi generasi Qur’ani yang membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Lebih dari sekadar mengejar prestasi, program ini menempatkan pembentukan generasi Qur’ani sebagai tujuan utama. Kemampuan membaca, menghafal, dan melantunkan ayat suci Al-Qur’an diharapkan berjalan seiring dengan pembentukan akhlak, penguatan moral, serta penerapan ajaran agama dalam kehidupan bermasyarakat.
Keseriusan Pemko Padang Panjang dalam menjalankan program ini terlihat dari antusiasme masyarakat yang mengikuti proses pendaftaran dan seleksi. Tercatat sebanyak 206 orang mendaftar untuk mengikuti Program Titah Wali Kota, menunjukkan besarnya minat terhadap pembinaan tilawah, tahfiz, dan tartil di daerah tersebut.
Dari jumlah pendaftar tersebut, peserta yang dinyatakan lulus seleksi terdiri atas 45 orang cabang tartil, 40 orang cabang tahfiz, tujuh orang cabang tilawah kanak-kanak, serta 27 orang golongan tilawah anak-anak dan remaja.
Komposisi peserta yang lolos seleksi tersebut menjadi modal awal bagi pelaksanaan pembinaan yang lebih terstruktur. Setiap peserta diharapkan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh agar kemampuan yang dimiliki terus meningkat dan berkembang sesuai potensi masing-masing.
Keberhasilan program ini tentunya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, pembina, orang tua, hingga lingkungan masyarakat. Sinergi tersebut penting untuk menciptakan suasana yang mendukung anak-anak dalam mempelajari Al-Qur’an sekaligus menjaga semangat mereka selama mengikuti pembinaan.
Kehadiran orang tua dalam kegiatan peluncuran juga menjadi bagian penting dari dukungan keluarga terhadap pendidikan keagamaan anak. Peran keluarga diharapkan dapat memperkuat pembiasaan membaca dan menghafal Al-Qur’an di rumah sehingga proses pembinaan tidak hanya berlangsung selama kegiatan belajar.
Melalui pola pembinaan berbasis kelurahan, Pemko Padang Panjang juga berupaya membangun keterlibatan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang religius. Program ini diharapkan menjadi ruang bersama untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Peluncuran Titah Wali Kota menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menerjemahkan pembangunan tidak hanya melalui infrastruktur dan pelayanan publik, tetapi juga melalui penguatan kualitas manusia. Pembangunan karakter dan spiritualitas generasi muda merupakan fondasi penting untuk mendukung keberlanjutan pembangunan Kota Padang Panjang.
Pemko Padang Panjang berharap Program Titah Wali Kota dapat berjalan secara berkesinambungan dan terus berkembang. Evaluasi serta pembinaan yang terarah diharapkan mampu menjaga kualitas pelaksanaan program, sehingga manfaatnya dapat dirasakan peserta, keluarga, dan masyarakat secara luas.
Peluncuran program tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Doni Hendra, para asisten, staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), orang tua peserta, serta undangan lainnya. Kehadiran jajaran pemerintah daerah dan masyarakat menjadi bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat pendidikan Al-Qur’an bagi generasi muda.
Melalui Program Titah Wali Kota, Pemko Padang Panjang menegaskan komitmennya untuk terus membina generasi yang berilmu, berakhlak, dan berprestasi. Dengan dukungan bersama, program ini diharapkan menjadi salah satu fondasi dalam menjaga identitas Kota Serambi Mekkah sekaligus melahirkan generasi Qur’ani yang membanggakan daerah dan bangsa. (YB)












