Editor : De Ola
Solok Selatan, (JMG) – Sebelum pembangunan Kantor Bupati Solok Selatan dimulai, kawasan ini merupakan area permukiman masyarakat. Melalui proses perencanaan serta pendekatan yang mengedepankan musyawarah dan ketentuan yang berlaku, kawasan ini kemudian dipersiapkan untuk menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Solok Selatan.
Memasuki tahun 2021, pembangunan Kantor Bupati Solok Selatan secara resmi dimulai pada awal masa Jabatan Bupati H. Khairunas dan Wakil Bupati H. Yulian Efi. Pada tahap pertama, pemerintah daerah memfokuskan kegiatan pada perencanaan pembangunan secara menyeluruh, dengan dukungan anggaran sebesar Rp. 100 juta. Tahap perencanaan ini menjadi fondasi penting dalam memastikan pembangunan berjalan terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Pada tahun 2022, pembangunan berlanjut ke tahap pembangunan awal. Dengan alokasi anggaran sebesar Rp14.751.763.961, pekerjaan fisik mulai dilaksanakan, mencakup pembangunan struktur dasar gedung Kantor Bupati. Pada fase ini, kawasan yang sebelumnya merupakan permukiman masyarakat mulai bertransformasi menjadi pusat pemerintahan daerah.
Tahun 2023 menjadi fase lanjutan pembangunan gedung Kantor Bupati, disertai dengan perencanaan interior. Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengalokasikan anggaran sebesar Rp6.900.000.000 untuk memastikan bangunan tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga dirancang agar fungsional, nyaman, dan mendukung efektivitas kerja aparatur pemerintahan.
Pada tahun 2024, pembangunan dilanjutkan dengan penyempurnaan gedung serta perencanaan landscape kawasan Kantor Bupati. Dengan anggaran sebesar Rp9.775.000.000, penataan lingkungan mulai dilakukan guna menciptakan kawasan perkantoran yang tertata, asri, dan representatif sebagai wajah pemerintahan Kabupaten Solok Selatan.
Akhirnya, pada tahun 2025, pembangunan Kantor Bupati Solok Selatan memasuki tahap akhir. Melalui anggaran sebesar Rp13.550.000.000, pembangunan landscape dan interior kantor diselesaikan secara menyeluruh. Tahap ini menandai kesiapan Kantor Bupati Solok Selatan untuk difungsikan sebagai pusat pemerintahan yang modern, nyaman, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Kini, kawasan yang dahulu merupakan permukiman masyarakat telah bertransformasi menjadi Kantor Bupati Solok Selatan, sebuah simbol kemajuan pembangunan daerah dan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan melayani seluruh masyarakat. ( Helfi Yulinda)












