Paskibra tingkat SMP Pada Perayaan Hari Kemerdekaan RI

Editor : De Ola

Gunungkidul, (JMG) – Pasukan Pengibar Bendera atau Paskibraka selalu menjadi perhatian saat upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan pasukan tersebut menjadi sangat diidam idamkan para siswa setingkat SMA/SMK.

Namun berbeda dengan salah satu Kapanewon di Gunungkidul, Yogyakarta. Dimana, ada satu Kapanewon yang tak memiliki SMA/SMK sehingga menggunakan siswa siswi SMP untuk menjadi pasukan Paskibraka.

“kita ini kapanewon yang tak memiliki sekolah SMA/SMK se Kabupaten Gunungkidul, jadi kami memanfaatkan para siswa di Sekolah Menengah Pertama untuk menjadi pasukan paskibraka,” kata Dasno, Penewu Paliyan.

Meski tak memiliki SMA/SMK, Dasno menyebut tetap semangat karena para siswa meski masih SMP antusias keiikutsertaan dalam Upacara Bendera nanti yang digelar di Lapangan Paliyan.

Terkait perekrutan, Dasno menyampaikan diberikan sepenuhnya kepada pihak sekolah yang didampingi dari pihak Polsek maupun Koramil. Sehingga nantinya akan disesuaikan dengan lebar bendera dan panjang lintasan yang akan digunakan pasukan tersebut.

“karena masih SMP jadi ketentuan tinggi badan maupun yang berkaitan dengan jumlah yang ikut diserahkan kepada sekolah,” ungkapnya.

sementara itu, Kapolsek Paliyan AKP Ismiyanto telah menyiapkan anggotanya untuk mendampangi pihak sekolah untuk rekruitment yang telah dilakukan pada akhir bulan Juli lalu. sehingga, sekarang ini sudah masuk tahapan latihan dan pembinaan.

“kita sudah lakukan rekruitmen dan menjaring para siswa yang ikut dalam pasukan Paskibraka. dan kami bekerja sama dengan pihak koramil untuk mendidik dan mendampingi Latihan,” kata Kapolsek.

Ismi menyampaikan bahwa porsi latihan juga disesuaikan dari para pelatih. Dimana, selain waktu yang mengambil pada sore hari juga tempat latihan yang dibuat senyaman mungkin agar para siswa tidak lelah saat pelaksanaan Upacara nantinya.

selain itu, porsi makanan dan asupan gizi juga kita perhatikan agar pasukan tersebut tidak sakit saat pelaksanaannya. Tak lupa juga, ijin dari orang dan pendampingan saat latihan berlangsung juga diperlukan.

Ssementara itu, salah satu peserta Paskibraka, Risna menyampaikan bahwa dirinya mengaku senang menjadi pasukan pengibar bendera pada tahun 2024 ini meski ia masih duduk dibangku sekolah Menengah Pertama. Keikutsertaannya ini merupakan sebuah pengalaman terbaik yang tadinya ahnya melihat dilayar televisi.

” ini pengalaman pertama saya ikut Paskibraka, biasanya lihat di televisi. Bangga rasanya bisa menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera,” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *