Editor : Jean
TANAH DATAR- (JMG) Warga Jorong Rambatan, Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia dalam kondisi meninggal dunia di sebuah gubuk kawasan Ladang Laweh, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Korban diketahui bernama Afrince (70), warga setempat yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Jenazah korban ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah gubuk bekas tempat percetakan batu merah yang berada di kawasan Ladang Laweh.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Hendra (43). Saat berada di sekitar lokasi, Hendra melihat sosok seperti seseorang yang berdiri diam di dalam gubuk.
Curiga dengan kondisi tersebut, Hendra kemudian mendekati lokasi untuk memastikan apa yang terjadi. Betapa terkejutnya ia setelah mengetahui bahwa sosok tersebut merupakan Afrince yang sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Hendra selanjutnya meminta bantuan kepada Dodi (38), warga Jorong Balimbiang, Nagari Balimbiang. Keduanya kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada pihak kepolisian.
Laporan itu langsung ditindaklanjuti. Personel Polsek Rambatan bersama tim Pamapta dan piket fungsi Polres Tanah Datar mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengamankan tempat kejadian perkara.
Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Sejumlah barang yang ditemukan di sekitar lokasi juga dicatat dalam proses pemeriksaan, di antaranya satu helai celana berwarna merah bata dan sebuah jaring atau pikek berukuran sekitar satu meter.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan kondisi di lokasi dilakukan untuk memastikan kronologi serta latar belakang meninggalnya korban.
Polisi belum menyampaikan kesimpulan terkait penyebab maupun motif di balik peristiwa tersebut. Karena itu, seluruh informasi mengenai latar belakang kejadian masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan pihak berwenang.
Penemuan tersebut sontak membuat warga sekitar berduka. Afrince dikenal sebagai warga yang sehari-hari menjalani aktivitas sebagai petani.
Kami tidak menyangka beliau pergi dengan cara seperti ini. Beliau orangnya tenang dan rajin bekerja. Kejadian ini tentu membuat kami sangat terkejut dan berduka,” ujar seorang warga.
Peristiwa ini kini sepenuhnya ditangani kepolisian. Aparat masih mengumpulkan fakta dan keterangan guna mengungkap secara terang kronologi penemuan serta memastikan penyebab kematian korban.
Polisi memastikan proses penanganan dilakukan berdasarkan fakta di lapangan dan hasil pemeriksaan, sehingga masyarakat diimbau tidak berspekulasi sebelum adanya keterangan resmi dari pihak berwenang.(RN)





