Editor : Jean
Tanah Datar – (JMG) Komitmen pemerintah dalam membuka keterisolasian wilayah dan menjamin keselamatan anak-anak menuju sekolah mulai diwujudkan di Kabupaten Tanah Datar. Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait percepatan pembangunan jembatan di daerah terpencil, Kodim 0307/Tanah Datar resmi memulai pembangunan Jembatan Bailey yang menghubungkan Jorong Hilie Balai dengan Jorong Tigo Suku, Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Rabu (15/7/2026).
Pembangunan jembatan darurat berstandar militer tersebut menjadi solusi cepat atas kebutuhan akses transportasi masyarakat yang selama ini menjadi kendala, terutama bagi para pelajar yang setiap hari harus melintasi jalur yang kurang aman untuk menuju sekolah.
Pengerjaan jembatan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel Denzipur 2/Prajurit Setia, Yonif TP 951/PM, Kodim 0307/Tanah Datar, serta masyarakat Nagari Paninjauan yang bahu-membahu bergotong royong. Untuk mempercepat proses konstruksi, satu unit alat berat Excavator PC-200 turut diterjunkan ke lokasi.
Komandan Kodim 0307/Tanah Datar, Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa pembangunan jembatan Bailey ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
Menurutnya, jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penghubung dua wilayah, tetapi juga menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, mulai dari akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga distribusi hasil pertanian.
Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang aman dan layak. Jembatan ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi menjadi penghubung harapan bagi masyarakat, terutama anak-anak yang setiap hari berjuang menuju sekolah. Kodim 0307/Tanah Datar siap mendukung setiap program pemerintah yang berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegas Dandim.
Ia menambahkan, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi bukti bahwa pembangunan akan berhasil apabila seluruh elemen bergerak bersama.
Keberadaan Jembatan Bailey ini diharapkan mampu mengakhiri kesulitan akses yang selama ini dihadapi masyarakat Nagari Paninjauan. Selain memberikan rasa aman bagi pelajar, jembatan tersebut juga diyakini akan memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Pembangunan ini menjadi bukti bahwa sinergi TNI dan rakyat tidak hanya terwujud dalam menjaga keamanan negara, tetapi juga hadir sebagai solusi nyata dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat dan berkelanjutan.
(RN)












