Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, Hadiri Zikir Akbar untuk Keselamatan Bangsa di Istano Basa Pagaruyung

Editor : De Ola

Batusangkar, (JMG) – Ratusan jamaah Pengajian Tauhid Tasawuf Indonesia pimpinan Abuya Syeikh H. Amran Waly Al-Khalidi menggelar zikir akbar dan doa bersama untuk keselamatan bangsa di Istano Basa Pagaruyung, Kamis (8/5/2025).

Ketua pelaksana, Haswen, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memohon perlindungan Allah SWT, khususnya bagi Sumatera Barat dan Kabupaten Tanah Datar agar terhindar dari segala bentuk bencana.

Acara yang terbuka untuk umum ini diikuti jamaah Tauhid Tasawuf dari berbagai daerah di Nusantara dan berlangsung selama dua hari, Rabu dan Kamis (7–8 Mei 2025), di tiga lokasi berbeda: Lapangan 3 Jangko Lintau Buo, Istano Basa Pagaruyung, dan Lapangan Cindua Mato Batusangkar.

Haswen juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Tanah Datar atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan demi terselenggaranya kegiatan ini.

Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, yang turut hadir, mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada pimpinan serta jamaah Tauhid Tasawuf. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak zikir dan doa demi keselamatan bersama.

“Erupsi Gunung Marapi dan curah hujan tinggi saat ini menjadi ancaman nyata. Mari kita bersama-sama memohon keselamatan dan perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari musibah dan bencana,” ujarnya.

Wabup juga menyoroti tantangan sosial seperti maraknya peredaran narkoba dan pergaulan bebas di kalangan generasi muda. Menurutnya, pendekatan spiritual seperti zikir menjadi solusi dalam menghadapi persoalan-persoalan tersebut.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi bersama untuk mewujudkan Tanah Datar sebagai kabupaten yang madani.

Dalam taushiyahnya, Abuya Syeikh H. Amran Waly Al-Khalidi mengajak jamaah untuk senantiasa menghadirkan hati kepada Allah melalui zikir, agar hati terlepas dari keterikatan kepada selain-Nya.

“Siapa yang istiqamah berzikir, maka imannya akan meningkat, kenifakan dan cinta dunia akan sirna dari hatinya, dan akan lahir akhlak yang mulia,” pesannya.

(Lendrizal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *