Warga Putra Jaya Residence Nyatakan Muhammad Rudi Pembohong

BATAM, (JMG) – Aksi demo warga Putra Jaya Residence Tanjung Uncang, Batu Aji, Batam, Provinsi Kepulauan Riau kembali terjadi. Demo serupa juga sudah pernah digelar warga. Tahun lalu warga Putra Jaya menggelar demo besar di depan Kantor BP Batam. Saat itu, mereka dijanjikan bahwa air SPAM akan mengalir mulai September 2023.

Namun sayangnya, janji itu tak ditepati Muhammad Rudi selaku Ketua BP Batam. Informasi yang dihimpun media, demo yang dilakukan karena krisis air akibat masalah perpipaan yang tak ada solusinya dari BP Batam maupun PT. Air Batam Hilir (ABH) sebagai mitra pengelola SPAM.

Aliran air dari pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) BP Batam hanya mereka dapat pada malam hari saja dan itupun hanya menetes di keran rumah.

Setiap hari ribuan warga disana terpaksa bergadang pada malam hari untuk mengharapkan tetesan air minum. Bukan itu saja, warga terpaksa harus mengeluarkan biaya lagi untuk membeli pompa (alat penghisap air) untuk membantu menyedot air minum dari pipa depan rumah mereka.

Rabu (18/9) ribuan warga Putra Jaya Residence kbali melakukan demo terkait krisis air yang telah berlangsung bertahun-tahun itu.

Para pendemo membawa bermacam macam spanduk. Dalam spanduk yang dibawa, ada 4 pernyataan sikap warga Putra Jaya Bersatu yakni menolak Pilkada, tidak percaya janji-janji, tidak mengenal kompromi, tidak lagi menghargai dan dihargai serta satu spanduk memberi cap “Pembohong” kepada Wali Kota ex-officio Kepala BP Batam Muhammad Rudi.

Mereka juga menegaskan tidak butuh pemimpin yang suka mengumbar janji.

“Hari ini tuntutan kita hanya satu, yakni keadilan untuk mendapatkan air. Sepuluh tahun kita mengalami krisis air. Selama sepuluh tahun kamo diam, hari ini kami turun,” seru salah satu orator dalam aksi itu.

Warga Putra Jaya mengancam tidak akan memberikan suaranya saat pilkada 27 November 2024 nanti bila tidak diberikan solusi dalam 1 atau 2 hari ini. (Alid)

Penulis: AlidEditor: De Ola

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *