Sinergi Kuat Warga dan Sekolah, Revitalisasi SD 01 Padang Panjang Barat Didorong Transparan dan Utamakan Keselamatan Siswa

Editor : De Ola

Padang Panjang, (JMG) — Kepala SD 01 Padang Panjang Barat, Mulfiyasni, S.Ag, menggelar pertemuan bersama berbagai unsur di tingkat kelurahan pada Rabu (22/4/2026) pukul 09.00 WIB di aula sekolah setempat. Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi dan kebersamaan dalam menentukan langkah terbaik bagi kemajuan pendidikan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Pasar Usang, Ketua Komite SD 01, Ketua RT 15, Ketua LPM Kelurahan Pasar Usang, Bhabinkamtibmas, serta majelis guru dan karyawan/karyawati SD 01 Padang Panjang Barat. Seluruh pihak yang hadir tampak kompak dan memiliki pandangan yang sama dalam mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan di sekolah tersebut.

Dalam sambutannya, Mulfiyasni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Ia menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyampaikan informasi sekaligus memperkuat koordinasi antar elemen masyarakat.

Lebih lanjut, kepala sekolah memaparkan bahwa rapat tersebut juga menjadi ajang pemberitahuan terkait bantuan yang diperoleh sekolah, serta persiapan pelaksanaan rehabilitasi bangunan yang mengalami kerusakan akibat bencana pada 27 November 2025 lalu. Saat itu, empat ruang kelas dilaporkan tergenang air akibat atap seng yang terlepas diterpa angin kencang, sehingga sejumlah fasilitas sekolah mengalami kerusakan dan perlu segera diperbaiki.

Ia juga menjelaskan bahwa tim penilai atau fasilitator dari Provinsi Sumatera Barat telah turun langsung meninjau kondisi sekolah. Selain itu, beberapa kepala sekolah di Padang Panjang turut dipanggil ke tingkat provinsi untuk mengikuti proses lanjutan, termasuk penandatanganan Surat Perjanjian Kerja (SPK) bersama pihak kementerian.

“Untuk Kota Padang Panjang, setahu saya ada lima SD yang mendapatkan kesempatan ini. Tanggung jawab ini langsung diberikan kepada saya,” ungkapnya.

Mulfiyasni mengakui bahwa amanah tersebut bukan hal yang ringan, mengingat dirinya belum pernah menangani pekerjaan serupa sebelumnya. Namun demikian, ia tetap berkomitmen menjalankan tanggung jawab tersebut demi kemajuan sekolah.

“Kalau dibilang sanggup, saya mungkin belum sepenuhnya siap. Tapi kalau ditolak, kapan SD 01 ini bisa berubah. Mendapatkan anggaran saja bukan hal mudah, bahkan untuk pengecatan yang sudah diusulkan sejak 2022 hingga kini belum terealisasi,” tuturnya.

Dalam forum tersebut, seluruh peserta rapat yang terdiri dari unsur komite sekolah, Ketua RT 15, Ketua LPM, Lurah Pasar Usang, serta para guru dan undangan lainnya, sepakat memberikan dukungan penuh terhadap program revitalisasi sekolah. Mereka juga menyampaikan sejumlah poin penting sebagai bentuk komitmen bersama, di antaranya mendukung penuh program revitalisasi dengan tetap mengutamakan kualitas bangunan dan keselamatan siswa.

Selain itu, peserta rapat mendorong agar masyarakat sekitar, termasuk LPM, dilibatkan dalam proses pengawasan guna memastikan pelaksanaan berjalan transparan dan tepat sasaran. Dampak selama proses pembangunan, seperti kebersihan, keamanan, dan kelangsungan aktivitas belajar mengajar, juga menjadi perhatian bersama.

Tidak hanya itu, forum tersebut juga mengusulkan agar tenaga kerja lokal dapat dilibatkan dalam proses pembangunan, sebagai upaya membantu perekonomian masyarakat sekitar. Komunikasi yang rutin antara pihak sekolah, pelaksana proyek, dan masyarakat juga dinilai penting untuk menjaga kelancaran program.

Pertemuan ditutup dengan harapan agar seluruh proses revitalisasi dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan, khususnya di SD 01 Padang Panjang Barat.(YB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *