PT. BEN Cabut Dukungan Galian C ke Proyek Tol Pacin

Editor : De Ola

Padang, (JMG) – Penambangan galian C illegal jenis sirtu yang terjadi di Kabupaten Padang Pariaman masih tetap berlanjut. Ironisnya, untuk mengelabui aparat penegak hukum, para supplier sirtu dengan berani memakai dukungan IUP OP perusahaan lain.

Seperti penggunaan IUP OP PT. BEN oleh beberapa supplier yang mengirim sirtu ke subkon di proyek tol Padang Sicincin (Pacin). Modus operandi yang dilakukan adalah dengan cara membeli sirtu dari tambang illegal dan memakai IUP OP PT. BEN sebagai syarat atau dalih untuk penagihannya. Agar sirtu yang dijual kesubkon seakan akan berasal dari quary atau tambang galian c yang memiliki izin.

Jenuh dan habis kesabaran. Mungkin inilah yang membuat Dirut PT. Bumi Energi Nusantara (PT. BEN) Rosman Muchtar menarik seluruh dukungan galian C jenis sirtu yang dipakai oleh para supplier di proyek tol Pacin.

Hal ini disampaikan Rosman kepada JMG beberapa waktu lalu dikantornya. Menurut Rosman, dirinya selama ini telah banyak mendengar dan mengetahui bahwa IUP OP PT. BEN miliknya telah banyak disalahgunakan oleh supplier diproyek tol Pacin.

Ini tentu merupakan suatu kejahatan dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan supplier. Karena PT. BEN tidak pernah memberikan dukungan kepada supplier yang menggunakan IUP OP PT. BEN.

” PT. BEN merasa sangat dirugikan sekali dengan tindakan ini. Kami telah menyurati empat subkon tol Pacin pada 27 September 2023 agar tidak lagi menerima material sirtu yang mengatasnamakan dan memakai IUP OP PT. BEN. Bila masih ada kedapatan yang memakai IUP OP PT. BEN maka harus bersiap untuk menghadapi langkah hukum yang akan diambil PT. BEN nantinya”, ujar Rosman.

Ditambahkan Rosman, bahwa ada empat subkon yang telah disuratinya untuk tidak menerima material sirtu yang memakai izin PT BEN. Keempat subkon itu adalah PT. Petronesia Benimel, PT. Wira Agung, PT. Buana Global Mandiri dan PT. Apsome indonesia. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *