PKB Tanah Datar Gerak Cepat Galang Bantuan Bencana, Solidaritas Warga Mengalir Tanpa Komando

Editor : Hari Styn

Tanah Datar, ( JMG ) Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Tanah Datar bergerak cepat merespons bencana banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di kabupaten tersebut. Tanpa menunggu instruksi formal, struktur partai, simpatisan, dan jaringan relawan langsung mengaktifkan mekanisme solidaritas di berbagai titik terdampak. Respons spontan yang terukur ini menuai apresiasi publik karena menunjukkan kesiapan PKB bekerja di tengah situasi darurat.

Ketua DPC PKB Tanah Datar, Indra Gunalan, S.AP, menyampaikan penghargaan mendalam kepada masyarakat Jorong Gunung Seribu, Jorong Abdurrahman, dan Jorong Cendrawasih di Kenagarian Tigo Jangko, Kecamatan Lintau Buo. Menurutnya, semangat gotong royong yang terlihat bukan sekadar luapan emosi sesaat, tetapi cerminan nilai sosial yang telah mengakar kuat dalam tradisi Minangkabau.

Indra Gunalan turut memberikan apresiasi kepada simpatisan PKB serta jajaran fraksi yang terjun langsung dalam penggalangan bantuan. Ia juga menyoroti kontribusi sejumlah pengusaha lokal yang menunjukkan kepeduliannya terhadap daerah, termasuk Jon Reflita—pengusaha asal Sawahlunto yang dikenal sebagai Jon BMK—yang dinilai memberi dukungan signifikan dalam memperkuat kesiapan logistik.

Saat ditemui di kediamannya, Senin (1/12/2025), Indra Gunalan menyampaikan ucapan terima kasih secara terbuka kepada seluruh donatur. Ia memastikan bahwa setiap bantuan yang masuk dikelola secara transparan, dengan media ikut memantau sebagai bentuk kontrol publik. Kepercayaan masyarakat adalah mandat. Kami memastikan tidak ada yang disalahgunakan,” tegasnya.

Indra mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan wilayah prioritas untuk penyaluran bantuan, terutama Malalo, Batipuh, dan Sepuluh Koto yang tercatat mengalami kerusakan paling parah. Sistem distribusi disusun untuk memastikan ketepatan sasaran sekaligus menghindari tumpang tindih penyaluran di lapangan.

Meski demikian, ia tidak menutup kemungkinan adanya kekurangan teknis di tengah kondisi darurat. Ia meminta masyarakat tetap memberikan masukan dan ruang evaluasi agar proses bantuan semakin baik. “Kesalahan bisa saja terjadi. Kami terbuka untuk kritik dan siap memperbaikinya,” ujarnya.

Lebih jauh, Indra menyampaikan doa dan apresiasi kepada para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu warga terdampak. Ia menegaskan bahwa semangat berbagi merupakan modal sosial penting dalam menghadapi bencana yang berulang di Tanah Datar.

Indra juga mengingatkan bahwa warga yang tidak terdampak langsung memiliki tanggung jawab moral untuk membantu. Menurutnya, bencana tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik, tetapi juga trauma dan ketidakpastian bagi penyintas. Bantuan, sekecil apa pun, menjadi energi pemulihan bagi para korban.

Di akhir pernyataannya, Ketua DPC PKB tersebut menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran bantuan akan dilakukan dengan integritas penuh. PKB, katanya, menjadikan momentum ini sebagai standar baru dalam pengelolaan bantuan kemanusiaan di internal partai sekaligus bentuk nyata keberpihakan kepada masyarakat.

Semoga setiap kebaikan menjadi amal jariyah bagi para donatur,” tutupnya, sebelum kembali meninjau kesiapan tim relawan PKB di lapangan pertanda bahwa solidaritas masih terus bergerak dan kerja kemanusiaan belum berhenti.

( RN )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *