Pendataan Program BERDAYA Disorot, Waktu Singkat dan Kriteria Berubah Mendadak

Editor : De Ola

Padang Panjang, (JMG) — Pelaksanaan pendataan calon penerima Program Ketahanan Pangan Keluarga (Program BERDAYA) di Kelurahan Pasar Usang, Kecamatan Padang Panjang Barat, menjadi sorotan.

Ketua LPM Kelurahan Pasar Usang, Syafriyanto YB, mempertanyakan mekanisme pelaksanaan program yang dinilai berlangsung dalam waktu terbatas serta diiringi perubahan kriteria secara mendadak.

Ia menjelaskan, surat tertanggal 26 April 2026 baru disampaikan kepada masyarakat pada 28 April 2026, sementara batas akhir pengumpulan data ditetapkan pada 30 April 2026.

“Dengan waktu yang sangat singkat, tentu ini menjadi tantangan bagi RT dalam melakukan pendataan yang akurat dan menyeluruh,” ujarnya.

Lebih lanjut, pada 29 April 2026 sore, terjadi perubahan kriteria penerima dari sebelumnya desil 1–2 menjadi desil 1–5. Perubahan ini dinilai cukup signifikan karena memperluas cakupan calon penerima bantuan.

“Perubahan ini membuat pendataan yang sudah berjalan harus disesuaikan kembali dalam waktu yang sangat terbatas,” tambahnya.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan data yang dihimpun kurang optimal dan tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi riil masyarakat di lapangan.

Selain itu, situasi ini juga dikhawatirkan dapat menimbulkan kebingungan hingga persepsi ketidakadilan di tengah masyarakat.

Berdasarkan surat resmi, program ini merupakan bagian dari penetapan target sasaran kegiatan tahun anggaran 2027, sehingga pendataan yang dilakukan saat ini menjadi tahap awal dalam penentuan penerima manfaat program ke depan.

Pihaknya berharap adanya penjelasan dan kebijakan lanjutan dari instansi terkait, termasuk kemungkinan evaluasi atau verifikasi ulang data agar program benar-benar tepat sasaran.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih diupayakan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sebagai informasi, surat tersebut ditandatangani oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Wita Desi Susanti, ST.

“Seorang tokoh masyarakat pengamat kebijakan publik yang enggan disebutkan namanya menilai, keberhasilan program berbasis data seperti BERDAYA sangat bergantung pada akurasi pendataan di tahap awal. Oleh karena itu, transparansi mekanisme, kejelasan kriteria, serta kecukupan waktu pelaksanaan menjadi faktor penting guna menghindari potensi polemik di tengah masyarakat.(Tim.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *