Editor : Hari Styn
Tanah Datar ( JMG ) Upaya pencarian terhadap Muhammad Rusdi (55), warga Jorong Pincuran Tujuh, Nagari Batipuah Baruah, yang dilaporkan tertimbun longsor sejak lima hari lalu, kembali dilanjutkan Hingga memasuki hari kelima, tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD Tanah Datar, Polres Padang Panjang, TNI, PMI, relawan, serta didukung Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra dan anggota DPRD Fraksi PKB Yonnarlis, terus melakukan pencarian melalui metode manual dan alat berat.
Menurut Yonnarlis, yang sejak awal berada di lokasi bencana, memasukkan alat berat ke titik longsor baru dapat dilakukan hari ini setelah adanya koordinasi intens dengan Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra.
“Alhamdulillah hari ini alat berat bisa masuk setelah koordinasi dengan Ketua DPRD. Ini sangat membantu proses evakuasi karena material longsor cukup tebal dan meluas,” ujar Yonnarlis.
Ia menjelaskan, pencarian sempat dihentikan pada sore hari karena cuaca mulai gelap dan kondisi tanah yang semakin labil. Upaya pencarian akan kembali dilanjutkan besok pagi.
“Mudah-mudahan besok ada hasil. Kami tetap berhati-hati karena kondisi tanah masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan,” tambahnya.
Sementara itu, sebanyak 60 kepala keluarga dari kawasan rawan longsor telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Tim SAR juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas, mengingat intensitas hujan di wilayah Tanah Datar masih tinggi.
Yonnarlis menegaskan bahwa tim tidak menghentikan upaya pencarian hingga korban ditemukan.
“Kami terus berupaya maksimal untuk menemukan korban yang diduga masih tertimbun material longsor,” tutupnya.
( RN )












