Editor : Mas pay
Gunungkidul ( JMG ) – Menyambut libur hari Natal dan Tahun Baru 2022 ini, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul telah melakukan serangkaian persiapan untuk menyambut kunjungan wisatawan.
Sebagaimana disampaikan oleh M. Arif Aldian, SIP, M.Si, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, bahwa untuk persiapan menyambut kunjungan wisatawan saat libur Nataru tahun 2022 ini telah dilakukan serangkaian persiapan diantaranya koordinasi lintas sektor yang melibatkan unsur dari Polres, Kodim 0730, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, PMI, Sarlinmas Keistimewaan, Senkom, kapanewon dan lembaga terkait lainnya untuk menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran aksesibilitas arus lalu lintas serta layanan kesehatan di destinasi wisata.

“Untuk liburan Natal dan Tahun Baru 2022 ini,kami sudah melakukan beberapa rangkaian persiapan termasuk koordinasi dengan beberapa stakeholder terkait.Hal tersebut kami lakukan untuk menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran aksesibilitas arus lalu lintas serta layanan kesehatan di destinasi wisata,”papar Arif saat dikonfirmasi media melalui telepon selulernya, Minggu (25/12/2022).
Lebih lanjut Arif menambahkan, untuk mengantisipasi potensi kecelakaan laut saat kunjungan wisatawan juga telah dipasang beberapa rambu-rambu larangan di sepajang pantai – pantai di Gunungkidul.
“Disepanjang kawasan wisata pantai juga sudah kami persiapkan rambu – rambu larangan untuk mengantisipasi terjadinya laka laut,”imbuhnya.
Selain itu, Dinas Pariwisata juga telah berkoordinasi dengan pelaku usaha pariwisata, Desa Wisata, Pokdarwis dan pengelola destinasi wisata Gunungkidul dalam rangka persiapan menyambut kunjungan wisata selama libur Nataru 2022, baik dalam ketaatan terhadap protokol kesehatan, higienitas layanan usaha pariwisata serta transparansi harga.
Hal ini sebagai upaya Kabupaten Gunungkidul untuk menuju responsible tourism destination yang secara sederhana menjadikan destinasi wisata yang lebih baik untuk ditinggali dan dikunjungi wisatawan.Hal ini merupakan value added atau nilai tambah bagi pariwisata di Gunungkidul dan untuk percepatan pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID 19.
“Dari pantauan dilokasi sejauh ini wisatawan yang berkunjung di Gunungkidul masih didominasi sebagian besar wisatawan domestik,baik dari Yogyakarta maupun dari Jawa Tengah dan sebagian wisatawan dari Jawa Timur,”tutur kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul,Arif Aldian.
Arif juga menghimbau kepada para wisatawan yang berkunjung di kawasan destinasi yang ada di Kabupaten Gunungkidul hendaknya tetap menjaga ketertiban dan berhati-hati selama kunjungan.
“Saya memberikan himbauan kepada para pengunjung untuk tetap bisa menjaga ketertiban,keamanan dan kebersihan selama kunjungan wisata.Dan saya harapkan juga untuk para pengunjung agar tidak membawa barang terlarang serta tetap patuhi protokol kesehatan dan anjuran dari petugas dikawasan wisata yang dikunjungi,”pungkasnya.( Arifin )












