Pedagang Kuliner Terancam Tergusur, Shadiq Pasadigoe Turun Tangan di Jantung Kota Batusangkar

Editor : Hari Styn

Tanah Datar ( JMG ) 14 Februari 2026 JMG Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem M. Shadiq Pasadigoe, kembali menunjukkan perannya sebagai penyambung lidah rakyat. Pada hari kedua Kunjungan Daerah Pemilihan (Kundapil), ia menyerap langsung aspirasi pedagang kuliner yang berjualan di kawasan Lapangan Gumarang, menyusul kebijakan pemindahan lokasi yang dinilai mengancam keberlangsungan usaha mereka.

Pertemuan yang digelar di depan Rumah Aspirasi M. Shadiq Pasadigoe itu berlangsung terbuka dan penuh kejujuran. Para pedagang menyampaikan kegelisahan atas rencana penataan kawasan yang berpotensi menurunkan omzet bahkan mematikan usaha, terlebih saat kondisi ekonomi belum sepenuhnya pulih.
Mereka menuntut kepastian bukan sekadar janji agar kebijakan penataan kota tidak berhenti pada urusan estetika, tetapi juga berpihak pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat kecil yang selama ini menggantungkan hidup dari sektor informal.

Komitmen Mengawal hingga Solusi
Menanggapi aspirasi tersebut, Shadiq menegaskan bahwa kundapil bukan agenda seremonial, melainkan mandat konstitusional untuk mendengar dan memperjuangkan suara rakyat. Ia berkomitmen membawa seluruh keluhan pedagang ke meja dialog bersama kepala daerah

Saya mencatat semua aspirasi hari ini dan akan menyampaikannya langsung kepada Bupati Tanah Datar. Solusi harus dicari bersama bijaksana, adil, dan tidak mengorbankan masyarakat kecil,” tegasnya.
Menurut Shadiq, penataan kawasan tetap penting, namun harus diiringi skema relokasi yang manusiawi, terukur, dan menjamin keberlanjutan usaha para pedagang.
Imbauan Tetap Kondusif
Di hadapan para pedagang, Shadiq juga mengimbau agar tetap menjaga ketertiban dan mengedepankan dialog. Ia menekankan bahwa kebijakan publik umumnya dilandasi pertimbangan kebersihan, ketertiban, dan tata ruang kota, sehingga ruang musyawarah harus terus dibuka agar kebijakan tersebut tidak berujung konflik sosial.
Kegiatan berlangsung kondusif dan penuh keakraban menjadi sinyal kuat bahwa komunikasi yang sehat adalah kunci lahirnya kebijakan yang berpihak.

Rangkaian Kundapil Berkelanjutan
Sehari sebelumnya, Jumat (13/2), Shadiq juga menggelar kundapil hari pertama dengan bertemu wali nagari, wali jorong, kader PKK, serta Bundo Kanduang se-Kecamatan Sepuluh Koto di RM Sawah Sembilan. Agenda tersebut membedah isu pembangunan nagari, pemberdayaan perempuan, dan penguatan ekonomi lokal.
Melalui rangkaian kunjungan ini, M. Shadiq Pasadigoe menegaskan konsistensinya untuk hadir di tengah masyarakat mengawal aspirasi dari akar rumput hingga diperjuangkan di tingkat nasional maupun melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah.

( RN )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *