Padang Pariaman (JMG) – Pasca tayangnya Pemberitaan JMG tanggal 25/10/2024 lalu dengan judul,” Wali Murid SDN 12 Batang Anai Kecewa ,” . Kepala Sekolah Dasar Negeri 12 Batang Anai Erdazal Spd melakukan Klarifikasi dan hak jawabnya kepada awak Media JMG (27/10).
Menurutnya , apa yang disampaikan orang tua murid disini bukan seperti itu kronologisnya . Sebenarnya mis komunikasi yang tidak nyambung antara sekolah dan orang tua murid, atau orang tua murid tersebut tidak hadir waktu rapat musyawarah diadakan .
Pasalnya , Uang Komite tersebut sudah disepakati secara bersama , tidak ada yang protes , lagi pula tidak semua murid yang membayar . Kemudian buku LKS ,” Pihak Sekolah tidak pernah memaksa , dan itu kami serahkan semua kepada orang tua murid bagaimana baiknya untuk menunjang pelajaran anak dirumah.

Kami pihak Sekolah tidak pernah memberi izin kepada siapapun untuk menjual Modus LKS dilingkungan sekolah , apalagi memaksa murid untuk pembelian buku LKS yang dimaksud , karena kami disini selaku pihak sekolah tahu dengan semua aturan , sekolah tidak pernah menjual buku LKS kepada murid , katanya.
Kemudian Program Siberseri dan ber infak yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman ,” itu bukan dipaksa , jika mau bersedekah dan berinfaq , ya silahkan , ini tempatnya , jika tidak mau , yaa tidak apa-apa , pada intinya kami melatih pribadi murid untuk bersedekah dan berinfaq , uang yang terkumpul sudah digunakan untuk solidaritas Palestina dan membantu para murid yang kurang mampu .
Begitu juga uang denda , Maaf Pak , itu cuma taktik dan cara guru di sekolah supaya anak tidak malas bersekolah , tidak malas piket , dan tidak malas buat PR dirumah, namun itu belum pernah dilakukan sebut Erda.
Sebenarnya ini tidak patut terjadi lanjut Erdazal Spd kepada JMG , kami disini sudah bersusah payah untuk menaikkan peringkat sekolah , namun lain pula yang terjadi . Maka melalui diskusi singkat ini saya mengklarifikasi dan membantah , bukan seperti itu adanya sebut Erdazal (27/10).
Salah satu orang tua murid juga mengatakan,” Demi meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan anaknya , Saya juga mengusahakan untuk mendapatkan buku LKS tersebut . Jadi tidak pernah ada paksaan dari pihak sekolah , kalau ingin anak kita pintar , yaa diusahakan.
Kami perwakilan dari orang tua murid SDN 12 Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman , meminta maaf kepada pihak sekolah yang merasa terusik dengan kegaduhan gonjang-ganjing dari oknum Orang tua murid yang tidak paham dengan maksud tujuan pihak Sekolah sebut MW Minggu (27/10).












