Batam, (JMG) – Kecelakaan kerja beberapa waktu lalu kembali terjadi di PT. SMOE Indonesia Batam. Menurut sumber informasi yang didapat JMG, korbannya adalah Raja Arifin karyawan diperusahaan tersebut. Raja Arifin yang merupakan seorang Foremen (Mandor) tersebut berasal dari Batu Besar Nongsa Batam.
Informasi yang diperoleh JMG, Raja Arifin diduga terjatuh dari tangga deck 6 sofia project sekitar jam 20.00 Wib pada Selasa, 11 Juni 2024 lalu. Nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia dalam keadaan mengenaskan.
Pihak PT. SMOE Indonesia Batam yang terletak dikawasan Industri Kabil Batam, Belum berhasil dikonfirmasi, salah seorang security yang ditemui JMG pada Kamis, (12/9) mengatakan bahwa pihak perusahaan tak bisa ditemui karena sedang tak berada ditempat. ” Kalau mau konfirmasi, harus buat janji dulu”, ujar security tersebut.
Kapolsek Nongsa Kompol Efendri Ali SH, MH saat ditanyakan terkait kasus tewasnya Raja Arifin mengatakan bahwa dirinya baru menjabat kapolsek. “Waduh saya belum masuk ke Nongsa bg.
Mohon waktu dicek dulu”, ungkapnya Jum’at (13/9) melalui pesan WhatsApp.
Efendri Ali saat dihubungi kembali pada Sabtu, (14/9), mengatakan sebaiknya tanyakan langsung pada Kanit Reskrim Polsek Nongsa. ” Izin lansung Kanit Res boleh pak, itu kasus sebelum saya masuk, takut salah ngomong, lansung yang menanganinya pak, maaf”, ujarnya. (Ism/Sdn)












