Jelang Pilkada, AWPI DIY Himbau Anggotanya Pegang Teguh Kode Etik Jurnalistik

Editor : Hari S

DIY,  ( JMG ) Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Daerah Istimewa Yogyakarta himbau anggotanya untuk berpegang teguh terhadap kode etik jurnalistik, himbauan tersebut disampaikan saat AWPI DIY gelar konsolidasi yang bertempat di salah satu rumah makan yang berada di Watu Amben Patuk Gunungkidul (2/10/2024).

Sugiyanto perwakilan dari AWPI menyampaikan kepada pewarta, bahwa konsolidasi ini rutin di gelar Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) DIY, untuk melakukan evaluasi terhadap anggotanya, selain itu agar silaturrahmi diantara anggota tetap terjaga.

“Selain itu konsolidasi ini di gelar rutin untuk menyusun program kerja AWPI DIY,” kata Gianto.

Kami menghimbau, lanjutnya. di tahun 2024 ini ada moment Pilkada serentak maka kami berharap agar semua wartawan yang tergabung dalam AWPI ikut mensukseskan Pilkada ini dengan berpegang teguh pada kode etik jurnalistik, artinya harus netral.

“Tentu kita harus berpegang pada Undang-Undang Pers No. 40 Tahun 1999,” tukasnya.

Sementara itu sesepuh AWPI yang merupakan Rois Abdi Budaya dan aktif sebagai seorang jurnalis, Mbah Pri menambahkan. bahwa peran media sangat penting di era digital ini, maka tentu kita sebagai seorang jurnalis harus bisa menempatkan diri, tentu dengan menyuguhkan berita-berita yang berimbang dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Apalagi pada saat menghadapi Pilkada seperti saat ini. tentu peran media sangat penting, maka kami berharap agar anggota AWPI tetap konsisten, jauhi berita hoaks, tidak memihak, sara dan sebagainya,” kata Mbah Pri dengan ciri khas akik besar di jarinya.

Konsolidasi Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia tersebut dilanjutkan dengan laporan dari masing-masing wilayah se-DIY, sebagai bahan tindak lanjut kedepan (RKTL) AWPI DIY.

Hari S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *