Editor : Mas Pay
Pati (JMG) – Dari sebuah pemberitaan disalah satu media cetak di Kabupaten Pati yang menginformasikan tentang adanya beberapa alat pertanian yang terbengkalai dan tidak terawat, KLP (Koalisi Lembaga Pati) Kamis 16/11 mendatangi Dinas Pertanian Kabupaten Pati.
KLP yang terdiri dari LSM Tajam, LSM BPPI, LSM GJL, LSM Laskar Penjawi, Ormas JPKP dan Ormas Mantra, mendatangi kantor Dinas Pertanian di jalan Diponegoro no 23 siang sekitar pukul 13:30 Koalisi Lembaga Pati menanyakan tentang dana hibah alat pertanian dan adanya isu potongan dan cara Nyonggek, tepatnya di aula pari Kepala Dispertan Kabupaten Pati.
Nikentri Meiningrum didampingi Sugiarto Kabid TPHBUN(Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan) dan Mudya Surya ketua tim Alsinta, menemui mendengarkan dan menjelaskan apa yang ditanyakan oleh anggota KLP.
Nikentri Meiningrum mengatakan bila ada masyarakat yang menemukan anak buahnya bermain-main dan memainkan dana hibah dan Alsinta kepada kelompok tani agar segera memberi tahu dia, karena ada sanksi yang tegas buat mereka yang nakal. Meski dalam hal ini sudah dijelaskan masih adanya kejanggalan yang belum di Jawab. (Ari77)









