Editor : Mas Pay
Gunungkidul ( JMG ) – Akhir dari beredar berita di media sosial terkait PHK 500 karyawan PT Woneel Midas Leathers dan tanpa memberi pesangon, berakhir dengan pemberitaan dari media tersebut secara tidak langsung di akui pimpinan redaksinya bahwa anggotanya gegabah memberikan informasi ke publik bahwa kecerobohan wartawannya yang tidak jelas informasi tersebut, dan tanpa konfirmasi.
Terkait permasalahan berita hoak tersebut pihak manager PT Woneel memberikan suratnya yang kedua yang mengharapkan kedatangan pimpinan redaksi dan wartawan media tersebut untuk datang ke PT Wonel, supaya memberikan klarifikasi secara langsung ke Perusahaan.
Hal itu di sampaikan oleh pihak Redaksi media tersebut di depan Manager HRD PT Woneel Midas Leather dan Ketua Serikat Pekerja Wonel bahwa dirinya akan mengevaluasi setiap jurnalis agar tidak memberitakan berita sebelum konfirmasi.
Dan terkait beritanya yang sudah muncul di medsos dirinya siap membuatkan berita dan membantu memperbaiki nama baik perusahaan.
Marulitua Matondang selaku HRD Manager PT Woneel Midas Leather saat di konfirmasi awak media menjelaskan bahwa, “kami bersurat ke Pimpinan Redaksi media tersebut pada tertanggal 3 Januari 2023 dan di tanggal 11 Januari 2023 kami dapat surat balasan, tidak bersedia datang justru malah mengundang kami supaya datang ke kantornya untuk di ajak diskusi,” jelasnya, Jumat ( 20/1/2023).
“Demi terselesainya masalah berita hoak ini, kami di dampingi Ketua Serikat Pekerja Woneel datangi kantor redaksi tersebut,” Lanjutnya.
“Dalam perbincangan tersebut secara tidak langsung pihak redaksi media tersebut mengakui kekurangan dan kesalahan bahwa wartawannya tidak kroscek kebenarannya dikeluarkannya 500 karyawan tanpa pesangon dan dan tanpa konfirmasi ke PT Woneel, dan kedepannya akan evaluasi wartawan-wartawannya supaya konfirmasi sebelum di naikkan berita,” pungkasnya. ( Red )












