DAERAH  

Hujan Deras, Picu Luapan Sungai Batang Tarusan

Editor : De Ola

Pesisir Selatan, (JMG) – Akses jalan Nasional Padang Painan,tepatnya di daerah Duku Utara Lumpuh total,dan puluhan Rumah Terendam akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kecamatan Koto XI Tarusan sejak Kamis malam kemaren 1 Januari sampai Jumat tanggal 2 Januari 2026.

Akibatnya Sungai Batang Tarusan meluap dan menimbulkan banjir di dua titik Jongah Nagari Dulu,yakni Di Dulu Utara dan Dulu Kanagarian.

Luapan Sungai tersebut menyebabkan Akses jalan utama Padang Painan Menuju Bengkulu terputus total.

Jalan Nasional yang menghubungkan Padang dengan Kabupaten Pesisir Selatan itu tidak dapat di lalui oleh kendaraan roda dua ,roda empat maupun roda enam akibat genangan air yang cukup tinggi dan berarus deras.

Banjir mulai terjadi setelah hujan deras secara terus menerus sejak Kamis malam.Debit Air sungai Batang Tarusan meningkat Drastis hingga melampaui kapasitas sungai,lalu meluap hingga ke permukiman Masyarakat dan Jalan.

Akibatnya Puluhan rumah Masyarakat di Jongah Nagari Duku terendam Banjir dengan ketinggian Air bervariasi,mulai dari setinggi mata kaki hingga mencapai lutut orang Dewasa.Air juga membawa lumpur dan material kayu dari hulu Sungai.

Selain merendam Rumah,Banjir juga memaksa Puluhan Kepala Keluarga (KK )mengungsi ketempat yang lebih tinggi dan lebih aman.
Warga memilih mengungsi ke rumah kerabat,Masjid serta lokasi yang dinilai jauh dari aliran Sungai.

Salah satu Warga Jongah,Yur (55) Mengaku ke Pada Jejak77.top mengaku terpaksa meninggalkan rumahnya sejak air sungai mulai meluap Pada Jumat dini hari,karena ia tak ingin kembali terjebak banjir seperti yang di alaminya pada tahun lalu.

Air sungai Batang Tarusan sudah melupa ke halaman rumah, saya tak ingin terjebak dn memilih segera mengungsi imbuhnya,saat ditemui Jejak77.top dilokasi pengungsian semetara.

Menurut Warga setempat,banjir dikawasan Jongah Nagari Duku memng kerap terjadi Terputusnya Akses Jalan Padang -Painan membuat arus lalu lintas lumpuh total.Sejumlah kendaraan terpaksa berhenti dan memutar arah,sementara pengendara diminta untuk tidak memaksakan diri melintas demi keselamatan.

Hingga Jumat malam,hujan masih mengguyur wilayah hulu sungai Batang Tarusan,sehingga Warga Khawatir ketinggian air akan terus bertambah,sebagian Warga memilih tetap bertahan di lokasi pengungsian sambil memantau kondisi air sungai.

Warga berharap agar Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan segera turun tangan untuk melakukan penanganan Darurat termasuk Evakuasi lanjutan dan mendistribusikan bantuan serta langkah antisipasi guna mencegah banjir yang lebih besar.

Peristiwa ini menjadi Pengingat akan pentingnya normalisasi Sungai dan Penanganan Daerah rawan banjir di Kecamatan Koto XI Tarusan ,agar kejadian yang sudah terjadi berulang kali dan mengancam keselamatan dan menghambat aktifitas Masyarakat ini tidak terus terjadi dikemudian Hari. (Inf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *