Editor : Hari Styn
Boyolali ( JMG ) Didesa Sobokerto Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali jadi tempat tuan rumah peresmian 80 titik Pertamina di seluruh Indonesia. Selasa 28 Oktober 2025.
Dari semua program PT. Pertamina Patra Niaga yakni Desa Energi Berdikari (DEB) adalah salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan bertujuan untuk menciptakan kemandirian energi dan ekonomi desa, dengan melalui program pemanfaatan energi terbarukan, seperti tenaga surya, biogas, dan mikrohidro. Pada hari Senin kemaren Kelompok Tani Ngudi Makmur Desa Sobokerto Kecamatan Ngemplak, ditunjuk menjadi tuan rumah Peresmian 80 titik DEB se-Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Sekretaris PT. Pertamina Patra Niaga Arya Dwi Paramita, pak Arya mengatakan, program DEB adalah respon proaktif dalam mendukung astacita Pemerintah salah satunya ketahanan energi dan pangan. Hingga saat ini, sudah ada 156 DEB dari 252 DEB di seluruh Indonesia yang fokus di ketahanan pangan dan bisa menambah 15 ribu ton padi.
Beliau menggambarkan, saat musim kemarau petani kesulitan mengairi sawah, namun dengan adanya solar cell panel ini maka akan banyak menyerap energi matahari sehingga diubah menjadi energi listrik yang bisa dipergunakan petani untuk mengairi sawah. “Yang menggunakan energi ini menjadi nilai tambah dan bisa meningkatkan ketahanan pangan.
Dan tentunya bisa menghemat biaya dengan sangat signifikan.” ujarnya. Menghadiri agenda tersebut, Bupati Boyolali Agus Irawan mengucapkan terimakasih kepada PT Pertamina Patra Niaga yang sudah memberikan program DEB dan berbagai program CSR untuk Kabupaten Boyolali. Pihaknya berharap, kedepannya perusahaan pelat merah tersebut akan memperluas bantuannya ke kecamatan-kecamatan lain di Kota Susu.
Bupati Agus berharap, dengan adanya program DEB ini maka akan memberikan semangat baru bagi para petani, meningkatkan pendapatan dan memberikan kemudahan.
Ia pun mempersilahkan kepada para kelompok tani untuk mengajukan bantuan alat pertanian kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali untuk meningkatkan produksinya.
“Di daerah utara, kami tidak bisa setiap tahun panen dua sampai tiga kali untuk padi disana hanya sekali tadah hujan, tapi disana ada potensi luar biasa yaitu jagung dan pisang, harapannya nanti Pertamina bisa hadir disana, bisa memberikan solusi disana, bisa memberikan inovasi disana.” Ungkap orang nomor satu di Boyolali ini.
Pada kesempatan itu, PT Pertamina Patra Niaga juga menyerahkan bantuan berupa 1.000 bibit tanaman akar wangi, trembesi, gayam, dan mahoni untuk revegetasi lahan bekas TPS Ilegal di kawasan Pasar Mangu Ngemplak. Selain bibit tanaman, ada pula bantuan berupa kontainer sampah yang akan ditempatkan di Pasar Kebon Agung Ngemplak.
( Dwi N )












