Editor : De Ola
Bukittinggi, (JMG) – Erupsi Gunung Marapi, Minggu 3/12 jam 14,56 berdampak terganggu aktifitas warga.
Selain hujan batu, hujan abu dalam radius puluhan kilometer juga melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Agam bagian Timur.
Sebelum erupsi, terdengar suara gemuruh, menyusul cuaca mendung. Bauk belerang sangat dirasakan hingga saat ini.
Petugas pengamat aktivitas Gunung Api mengatakan erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat, terjadi 3 Desember 2023 jam 14:56 WIB.
Namun tinggi kolom abu tidak teramati. Erupsi itu terekam di Seismogram dengan Amplitudo Maksimum 30 mm dengan durasi ± 4 menit 41 detik.
Hingga berita ini dirilis, Erupsi gunung api masih berlangsung, ujar informasi digital dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG
Pos Pengamatan Gunungapi Marapi
https://magma.esdm.go.id/v1/gunung-api/informasi-letusan.
Ia merilis saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada) di rekomendasi: Masyarakat di sekitar Gunungapi Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunungapi Marapi pada radius 3Km dari kawah/puncak.( Jhony/rl )












