Diduga Salahgunakan BBM Subsidi, Oknum Aparat Pukul Mobil Wartawan

Editor : De Ola

Padang, (JMG) – Praktek mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Bio solar kian marak di Kota Padang. Para pelakunya bahkan tak tersentuh hukum dan terkesan dibiarkan saja.

Pantauan JMG pada Rabu (10/1) sekitar pukul 15.45 Wib di SPBU Sawahan Padang terlihat beberapa mobil Boks sedang antri di SPBU tersebut. Salah satu boks berwarna krem dengan plat nomor BA 8837 BN sedang mengisi bio solar.

Saat dihampiri JMG, terlihat sopir dan petugas SPBU kasak kusuk. Sopir mobil boks yang tak diketahui namanya mengatakan kepada JMG bahwa mobilnya hanya mengisi 100 liter di SPBU Sawahan. Nanti kalau mau mengisi di SPBU lainnya, plat nomor mobil akan kami ganti lagi. Begitu seterusnya gonta ganti plat nomor saja di setiap SPBU, ungkapnya.

Setelah mengisi bio solar di SPBU Sawahan, mobil boks itu langsung pergi ke SPBU Jati dan diikuti JMG dari belakang. Sebelum memasuki SPBU Jati, sopir menukar plat nomor mobilnya.

Selesai mengisi bio solar dari SPBU Jati, mobil berjalan kearah Lapai. Tepat didepan SJS Plaza, mobil boks berhenti dan tak lama kemudian seseorang yang mengendarai sepeda motor langsung mendatangi mobil yang ditumpangi JMG.

Sambil memalangkan motornya dipintu mobil JMG, lelaki yang diketahui merupakan oknum TNI itu memukul pintu mobil JMG dan berkata ngapain kamu ikutin mobil boks ini? Sembari mengucapkan kata-kata kasar.

Tak hanya mengucapkan kata-kata kasar, oknum tersebut juga berusaha mengambil handphone wartawan detik24jam.com yang juga ikut dengan JMG. “Rekam-rekam ngapain kamu, apa yang kau rekan?”, ujar oknum tersebut.

Apa yang dilakukan pihak SPBU dan para pelangsir bio solar dibeberapa SPBU Kota Padang tidak sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas). Berapa SPBU di Kota Padang terkesan mengabaikan UU Migas karena Aparat Penegak Hukum juga berdiam diri. (Ronny/Topik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *