Editor : Hari Styn
Boyolali ( JMG ) Jawa Tengah Boyolali TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 menyasar di Desa Bercak Kecamatan Wonosamodro mulai 15 Juli sampai dengan 13 Agustus 2026.
Bupati Boyolali Agus Irawan berlaku sebagai Inspektur Upacara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III, yang digelar di Lapangan Desa Bercak, Kamis 16 Juli 2026.
Didalam sambutannya, Bupati Agus mengungkapkan, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Bercak ini didukung oleh sinergi pendanaan sebesar Rp769.900.000,00 yang terdiri dari APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 246 juta, kemudian APBD Kabupaten Boyolali sebesar Rp 500 juta, dan swadaya masyarakat sebesar Rp23.900.000,00.
Hal terkait dengan sasaran fisik TMMD kali ini, lanjut Bupati Agus, difokuskan pada Betonisasi Jalan sepanjang 1.205,121 meter yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat akses menuju lahan pertanian, serta menjadi pendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat Desa Bercak.
Agus Iriawan sebagai Bupati Boyolali menambahkan, selain pembangunan jalan, dilaksanakan pula program perbaikan enam unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Program bantuan RTLH tersebut terdiri dari satu unit melalui CSR PMI dan lima unit dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Boyolali. Selain itu, berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat juga akan dilaksanakan guna meningkatkan kualitas SDM, memperkuat ekonomi keluarga, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta menumbuhkan semangat kebangsaan dan gotong royong.
Mudah – mudahan nanti bermanfaat bagi warga masyarakat dan diberikan kelancaran. Dan tentunya pemerataan pembangunan juga akan terus kita galakkan dari tahun ke tahun, harapannya nanti kita bisa menyelesaikan infrastruktur desa-desa yang ada di Boyolali,” harap orang nomor satu di Kota Susu ini.
Untuk sementara ini, menurut Martoyo, selaku Kepala Dusun I Bercak Kidul, jalan sasaran program TMMD ini menghubungkan jalur perekonomian Desa Bercak ke Desa Bengle dan Desa Gunungsari untuk akses ke pusat pemerintahan Kecamatan Wonosamodro. Namun, jalur ini juga bisa menjadi akses ke Desa Krobokan yang masuk wilayah Kecamatan Juwangi.
Mudah – mudahan dengan dibangunnya jalan ini akan mempermudah akses transportasi warga, sehingga bisa meningkatkan perekonomian di desa kami.” ungkap Martoyo.
( Dwi n )












