Bukittinggi –(JMG) Penampilan memukau ratusan perempuan Minangkabau mengenakan Baju Milik khas Nagari Padang Magek menjadi salah satu sorotan utama dalam perayaan 100 Tahun Jam Gadang di Bukittinggi. Pada ajang budaya berskala internasional yang dihadiri delegasi dari 37 negara tersebut, Bundo Kanduang Keluarga Keturunan Tanah Datar (BK KKTD) Luak Nan Tuo berhasil meraih Juara I kategori peserta terbanyak.
Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Ketua Ikatan Keluarga Padang Magek (IKPM) Jabodetabek, H. Alisar, S.E. Menurutnya, kehadiran 120 perempuan Padang Magek dalam Festival 1.000 Perempuan Berbusana Minangkabau menjadi bukti nyata bahwa warisan budaya Minangkabau masih hidup, berkembang, dan mampu menarik perhatian dunia internasional.
Ini bukan sekadar penampilan budaya, tetapi juga kebanggaan bagi Nagari Padang Magek dan Kabupaten Tanah Datar. Kita berhasil menunjukkan identitas dan kekayaan adat Minangkabau di hadapan tamu dari berbagai negara,” ujar H. Alisar.
Sejak awal persiapan kegiatan, H. Alisar mengaku terus memberikan dukungan penuh kepada Ketua Bundo Kanduang Luak Nan Tuo, Gusmira, beserta seluruh peserta yang terlibat. Ia menilai kekompakan antara masyarakat di ranah dan perantau menjadi faktor penting di balik suksesnya penampilan Baju Milik Padang Magek dalam perayaan satu abad ikon Kota Bukittinggi tersebut.
Lebih dari sekadar busana adat, Baju Milik Padang Magek yang telah mengantongi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) sejak 2023 tampil sebagai simbol kebanggaan masyarakat nagari. Busana yang dikenal memiliki nilai historis dan filosofi tinggi itu bahkan disebut panitia sebagai salah satu busana adat termahal dengan jumlah peserta terbanyak dalam festival tersebut.
H. Alisar juga menyoroti peran strategis Gusmira yang tidak hanya tampil sebagai Ketua Bundo Kanduang Luak Nan Tuo, tetapi juga dipercaya sebagai delegasi International Minangkabau Literacy Festival (IMLF), pengarang puisi budaya, serta menjabat Sekretaris Umum IKPM Jabodetabek.
Pelestarian budaya adalah investasi peradaban. Apa yang dilakukan Bundo Kanduang hari ini menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. Karena itu kami di IKPM Jabodetabek akan terus mendukung setiap langkah yang memperkuat adat, budaya, dan jati diri Minangkabau,” tegasnya.
Atas capaian tersebut, Ketua Bundo Kanduang Luak Nan Tuo, Gusmira, bersama Ketua Bundo Kanduang Padang Magek, Devi, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berjuang menyukseskan kegiatan tersebut. Keduanya juga memberikan apresiasi khusus kepada IKPM Jabodetabek yang sejak awal memberikan dukungan moril maupun koordinasi sehingga penampilan Baju Milik Padang Magek dapat tampil maksimal di panggung internasional.
Alhamdulillah, BK KKTD Luak Nan Tuo berhasil menjadi Juara I kategori peserta terbanyak. Terima kasih kepada seluruh peserta, para perantau, masyarakat Padang Magek, dan khususnya Ketua IKPM Jabodetabek H. Alisar, S.E. yang sejak awal memberikan dukungan penuh,” ujar Gusmira.
Menariknya, seluruh pelaksanaan kegiatan dilakukan secara swadaya melalui dukungan masyarakat dan para perantau tanpa menggunakan anggaran nagari. Semangat gotong royong tersebut menjadi bukti kuat bahwa kecintaan terhadap adat dan budaya masih tertanam kokoh di tengah masyarakat Minangkabau.
Kesuksesan di Bukittinggi bukan menjadi akhir perjalanan. Baju Milik Padang Magek dijadwalkan kembali tampil pada Festival Pagaruyung 2026 mendatang. Harapannya, busana kebanggaan masyarakat Padang Magek tersebut semakin dikenal luas dan menjadi salah satu ikon budaya Minangkabau yang mampu menembus panggung nasional maupun internasional.
Dengan torehan prestasi sebagai peserta terbanyak dan penampilan yang memukau ribuan pasang mata, Bundo Kanduang Padang Magek sekali lagi membuktikan bahwa budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga kekuatan masa depan yang mampu mengangkat nama daerah hingga ke pentas dunia.
Baju Milik Padang Magek Kuasai Panggung Dunia, BK KKTD Luak Nan Tuo Sabet Juara I di 100 Tahun Jam Gadang
120 Bundo Kanduang Padang Magek Curi Perhatian 37 Negara, Raih Juara Peserta Terbanyak
Dari Ranah ke Dunia Baju Milik Padang Magek Bersinar di Perayaan Seabad Jam Gadang
Gemilang di Panggung Internasional, Bundo Kanduang Padang Magek Harumkan Nama Tanah Datar
Saat Baju Milik Padang Magek Memukau Dunia Juara I dan Kebanggaan Minangkabau di 100 Tahun Jam Gadang .(RN)












