Pengabdian Berakhir Penghormatan Tak Pernah Padam AIPTU (Purn) Purwadi Dimakamkan Secara Dinas .

Editor : Jean

Tanah Datar – (JMG) Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman AIPTU (Purn.) Purwadi, anggota Polri dengan NRP 54080039, yang meninggal dunia pada Rabu, 26 Agustus 2026 pukul 11.00 WIB di Batusangkar karena sakit.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas pengabdian almarhum kepada institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia, jenazah AIPTU (Purn.) Purwadi dimakamkan secara dinas kepolisian pada Rabu (26/8/2026).

Prosesi penghormatan terakhir tersebut dilaksanakan dengan rangkaian upacara kedinasan, mulai dari pemberangkatan jenazah dari rumah duka hingga pemakaman. Dalam rencana upacara yang disusun Polres Tanah Datar, prosesi pemakaman dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WIB di pemakaman keluarga.

Upacara dipimpin Iptu Mon Irzal, A.Md., S.T. selaku Inspektur Upacara, dengan Ipda Iskandar, S.H. sebagai Perwira Upacara dan Ipda Rejeki Hendra sebagai Komandan Upacara. Personel Polres Tanah Datar dan Polsek Lima Kaum turut menjadi peserta upacara.

Dilepas dari Rumah Duka
Sebelum dimakamkan, jenazah terlebih dahulu diberangkatkan dari rumah duka melalui prosesi kedinasan. Pihak keluarga secara resmi menyerahkan jenazah almarhum kepada Inspektur Upacara untuk dimakamkan secara dinas kepolisian.
Dalam prosesi tersebut, Inspektur Upacara kemudian menyatakan menerima jenazah AIPTU (Purn.) Purwadi atas nama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk selanjutnya dimakamkan secara dinas kepolisian.

Penghormatan terhadap almarhum berlangsung khidmat. Saat jenazah diberangkatkan menuju ambulans, pasukan memberikan penghormatan dengan posisi senjata serta pemasangan sangkur sebagai bagian dari rangkaian upacara penghormatan terakhir.

Dedikasi yang Ditinggalkan
Almarhum Purwadi lahir pada 18 Agustus 1954. Pangkat terakhirnya adalah AIPTU, dengan jabatan terakhir sebagai Bintara Polres Sawahlunto, Polda Sumatera Barat.
Dalam perjalanan pengabdiannya, Purwadi pernah melalui sejumlah jenjang kepangkatan hingga mencapai AIPTU. Atas pengabdiannya, almarhum juga tercatat menerima tanda jasa Bintang Bhayangkara Nararya.

Almarhum mengembuskan napas terakhir pada usia 72 tahun. Kepergiannya menjadi akhir dari perjalanan panjang seorang anggota Polri yang telah mengabdikan diri untuk bangsa dan negara.

Penghormatan Terakhir di Liang Lahad
Setibanya di lokasi pemakaman, upacara dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup, Apel Persada, penurunan jenazah, penghormatan kepada jenazah, serta penimbunan liang lahat secara simbolis oleh Inspektur Upacara yang kemudian dilanjutkan keluarga dan petugas makam.

Rangkaian penghormatan juga diisi dengan peletakan bunga tabur, sambutan Inspektur Upacara, pembacaan doa, hingga penghormatan terakhir kepada arwah almarhum AIPTU Purwadi sebelum upacara dinyatakan selesai.

Dalam Apel Persada, Polres Tanah Datar atas nama negara mempersembahkan almarhum kepada Ibu Pertiwi. Pengabdian dan jasa-jasa Purwadi dikenang sebagai bagian dari perjalanan dharma baktinya selama menjadi anggota Polri.
Polri Kenang Purwadi sebagai Sosok Loyal dan Berdedikasi
Dalam sambutan Inspektur Upacara, jajaran Polres Tanah Datar menyampaikan rasa haru dan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

Almarhum dikenang sebagai anggota Polri yang baik, penuh rasa pengabdian, loyal, serta memiliki dedikasi tinggi terhadap tugas dan tanggung jawab.
Penghormatan tersebut menjadi bentuk apresiasi institusi atas perjalanan pengabdian almarhum selama menjadi bagian dari Korps Bhayangkara.
Kepergian Purwadi sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian pada akhirnya akan sampai pada batas kehidupan. Karena itu, nilai pengabdian, loyalitas dan dedikasi yang telah ditorehkan almarhum diharapkan menjadi teladan bagi generasi penerus.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, jajaran Polres Tanah Datar menyampaikan doa agar diberikan ketabahan, kesabaran dan keikhlasan dalam menerima takdir Tuhan Yang Maha Kuasa.

Prosesi pemakaman secara kedinasan itu pun menjadi penutup perjalanan seorang Bhayangkara yang telah mengabdikan dirinya kepada negara.
Selamat jalan AIPTU (Purn.) Purwadi. Pengabdian berakhir, tetapi jasa dan dharma bakti tetap menjadi bagian dari catatan perjalanan Korps Bhayangkara. (RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *