Ultah Perdana PRI Sumbar di Dharmasraya, Marlon Martua Tegaskan Bukan Sekadar Pelengkap Demokrasi, Kami Berdiri untuk Akar Rumput

Editor : Jean

Dharmasraya – (JMG) Partai Rakyat Indonesia (PRI) Provinsi Sumatera Barat menandai satu tahun perjalanan organisasinya dengan menggelar peringatan hari ulang tahun perdana di Hotel Sakato Jaya, Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (8/8/2026).

Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal, tetapi sekaligus dimanfaatkan PRI Sumatera Barat untuk menegaskan arah perjuangan politiknya membangun kekuatan dari bawah dan menjadikan persoalan masyarakat sebagai prioritas utama.

Kegiatan diawali dengan aksi donor darah yang melibatkan kader PRI bersama masyarakat setempat. Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya sebagai bentuk kepedulian partai terhadap kebutuhan masyarakat.

HUT pertama PRI Sumatera Barat itu dihadiri Ketua DPD PRI Sumatera Barat Marlon Martua Dt. Rangkayo Mulie, Sekretaris DPD Edi Anwar, Bendahara DPD Drs. Sumadi Wahid, Ketua Dewan Penasehat Dr. Ir. H. Elfi, M.M., Dt. Tumangguang Sati, jajaran pengurus DPD, serta Ketua, Sekretaris, Bendahara, Dewan Pembina, Dewan Penasehat dan pengurus DPC PRI kabupaten/kota se-Sumatera Barat.
Sejumlah tokoh masyarakat daerah setempat juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Marlon Martua Dt. Rangkayo Mulie menegaskan bahwa PRI tidak ingin menjadi partai yang hanya muncul ketika momentum politik tiba. Menurutnya, keberadaan partai harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama masyarakat di tingkat akar rumput.

Partai Rakyat Indonesia hadir untuk melayani masyarakat. Setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat harus dicarikan solusi dan harus ada titik akhirnya,” tegas Marlon.
Mantan Bupati Dharmasraya dua periode tersebut mengatakan, sebagian besar persoalan masyarakat justru muncul dari lapisan paling bawah. Karena itu, PRI Sumatera Barat akan memperkuat komunikasi hingga ke tingkat nagari, jorong dan lingkungan masyarakat.

Menurutnya, kader partai di daerah tidak boleh hanya menjadi struktur administratif, tetapi harus mampu menjadi penghubung antara aspirasi masyarakat dengan berbagai pihak yang memiliki kewenangan menyelesaikan persoalan tersebut.
Kami lebih fokus ke akar rumput. Persoalan yang banyak muncul justru datang dari bawah. Karena itu komunikasi dengan kader sampai ke jorong-jorong harus terus dibangun, agar masyarakat mengetahui visi dan misi PRI dan kami bisa hadir memberikan solusi,” ujarnya.

Bukan Sekadar Pelengkap Pesta Demokrasi
Marlon juga menegaskan, meski PRI merupakan partai baru dan belum memiliki keterwakilan di parlemen maupun pemerintahan, pihaknya memastikan partai tersebut tidak dibangun hanya untuk menjadi pelengkap dalam pesta demokrasi.

Ia menyebut PRI ingin membangun kekuatan politik yang berangkat dari kebutuhan masyarakat sekaligus mengawal berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak kepada rakyat.
Kami memang partai baru dan belum masuk parlemen maupun pemerintahan. Tetapi kami hadir bukan sekadar gaya-gayaan dan bukan sekadar menjadi pelengkap dalam pesta demokrasi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Marlon juga menyampaikan dukungan PRI terhadap sejumlah program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai pro-rakyat.

Ia menilai pemerintah saat ini memiliki keberanian dalam mengungkap sejumlah persoalan besar, termasuk kasus-kasus yang melibatkan pejabat negara dan penegak hukum.

Kami percaya kepada Presiden Prabowo untuk membenahi dan memperbaiki negara. Karena itu, sebagai partai baru, kami akan terus mendukung dan mengawal program-program pemerintah yang berpihak kepada rakyat,” ucapnya.
PRI Dorong Program Sosial dan Ambulans untuk Masyarakat
Selain agenda politik, Marlon menekankan bahwa PRI juga akan memperkuat kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Sejumlah program yang disiapkan antara lain santunan anak yatim, membantu masyarakat kurang mampu, kegiatan donor darah, hingga penyediaan ambulans yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Program tersebut, kata Marlon, merupakan bagian dari agenda yang telah dirancang jajaran DPP PRI di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP PRI Muhammad Nazarudin, Sekretaris Jenderal DPP PRI Mayjen TNI (Purn.) Prof. Dr. Budi Pramono, SIP., SH., MA., MM., MH., serta Dewan Pembina Jenderal (Purn.) Wiranto.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam agenda Rapimnas yang direncanakan berlangsung pada Oktober mendatang, terdapat rencana penguatan fasilitas ambulans bagi struktur PRI di berbagai daerah.
“Insyaallah, sebagaimana arahan Ketua Umum yang kita dengarkan melalui Zoom Meeting bersama seluruh Indonesia, nantinya akan dilaksanakan Rapimnas pada Oktober. Setiap DPD provinsi direncanakan mendapatkan dua ambulans, sementara setiap DPC kabupaten/kota mendapatkan satu ambulans untuk kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Marlon, program tersebut harus dipandang sebagai bentuk kehadiran nyata partai, bukan sekadar slogan politik.

Efendi Intan Gagah PRI Tanah Datar Siap Membesarkan Partai
Sementara itu, Ketua DPC PRI Kabupaten Tanah Datar Efendi Intan Gagah, yang turut menghadiri kegiatan tersebut, menyatakan kesiapan untuk memperkuat dan membesarkan PRI di Kabupaten Tanah Datar.

Sebagai perpanjangan tangan PRI di daerah, Efendi menegaskan pihaknya akan membangun organisasi dengan mengedepankan kedekatan dengan masyarakat.
Sebagai perpanjangan tangan Partai Rakyat Indonesia di Kabupaten Tanah Datar, Insyaallah kami siap membesarkan dan memajukan PRI, khususnya di wilayah Kabupaten Tanah Datar,” ujar Efendi.

Mantan wasit C1 nasional tersebut juga mengajak para tokoh masyarakat, pemuda, serta masyarakat Tanah Datar yang memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa untuk membuka ruang bersama PRI.
Ia menegaskan bahwa partai politik tidak akan kuat hanya karena struktur organisasi, tetapi membutuhkan dukungan masyarakat sebagai basis perjuangan.

Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi tokoh masyarakat dan seluruh warga Tanah Datar yang ingin bergabung bersama PRI. Mari kita membangun partai ini bersama-sama demi kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya.
Peringatan HUT pertama PRI Sumatera Barat di Dharmasraya pun menjadi momentum penting bagi jajaran pengurus untuk memperkuat konsolidasi organisasi. Dari Dharmasraya, PRI Sumatera Barat menegaskan satu pesan: partai baru tidak boleh hanya sibuk membangun struktur, tetapi harus mampu membangun kepercayaan masyarakat dari akar rumput. (RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *