Rapimnas I PRI Jadi Titik Konsolidasi Nasional, DPC Tanah Datar Saatnya Partai Baru Buktikan Kerja Nyata untuk Rakyat

Editor : Jean

Tanah Datar – (JMG) Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Rakyat Indonesia (PRI) yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 7–9 Agustus 2026 dipandang sebagai momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mengokohkan eksistensi PRI sebagai partai politik baru di Indonesia.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PRI Kabupaten Tanah Datar, Efendi Intan Gagah, menegaskan Rapimnas I yang bertepatan dengan peringatan satu tahun berdirinya PRI sejak dideklarasikan pada 8 Agustus 2025 bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi tonggak penting dalam menyatukan visi, memperkuat soliditas kader, dan merumuskan arah perjuangan politik partai ke depan.

Rapimnas I merupakan momentum bersejarah bagi seluruh kader PRI. Ini bukan hanya forum organisasi, tetapi ajang mempererat persaudaraan serta menyatukan langkah seluruh kader dari berbagai daerah untuk membesarkan Partai Rakyat Indonesia,” ujar Efendi Intan Gagah di Batusangkar, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, pertemuan nasional tersebut akan menjadi suntikan semangat bagi seluruh pengurus dan penerima mandat PRI di daerah agar semakin aktif membangun struktur organisasi hingga ke tingkat akar rumput.

Ia mengungkapkan, antusiasme menyambut Rapimnas sudah mulai terasa di berbagai daerah. Pembahasan mengenai agenda nasional itu bahkan menjadi topik utama dalam proses pembentukan kepengurusan dan perekrutan anggota baru.

Meskipun tidak semua kader dapat hadir secara langsung di Jakarta, semangat mereka tetap tertuju pada Rapimnas. Kami berharap akan lahir berbagai keputusan strategis yang mampu mempercepat perkembangan PRI di seluruh Indonesia,” katanya.

Efendi yang juga dikenal sebagai wartawan, Match Commissioner Nasional PSSI, serta mantan Ketua Bapilu dan Bendahara DPD Partai Ummat Kabupaten Tanah Datar menilai Rapimnas akan menjadi wadah bagi seluruh kader untuk memperoleh arahan langsung dari pimpinan pusat terkait strategi penguatan organisasi dan langkah politik PRI ke depan.

Selain agenda konsolidasi, Efendi memberikan apresiasi terhadap program penyerahan satu unit ambulans kepada kepengurusan PRI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Menurutnya, program tersebut menjadi bukti bahwa PRI ingin hadir tidak hanya sebagai kendaraan politik, tetapi juga sebagai organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ambulans yang akan diserahkan DPP PRI nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengantar pasien maupun jenazah secara gratis. Inilah bentuk pelayanan sosial yang harus terus dikembangkan sehingga keberadaan PRI benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut bergabung membangun PRI, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, cerdik pandai, Bundo Kanduang, generasi muda, hingga berbagai unsur masyarakat lainnya.
“PRI membuka ruang seluas-luasnya bagi siapa saja yang memiliki semangat membangun bangsa. Kami ingin menghadirkan partai yang tumbuh bersama rakyat dan menjadi rumah perjuangan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.
Efendi menambahkan, di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP PRI Muhammad Nazaruddin serta Ketua Dewan Pembina DPP PRI Jenderal TNI (Purn.) Wiranto, partai diyakini memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang menjadi kekuatan politik nasional.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina PRI Kabupaten Tanah Datar, Drs. Jaisul Wathon, M.M., menilai program ambulans menjadi simbol komitmen PRI dalam menghadirkan pelayanan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Program ini menunjukkan bahwa PRI tidak hanya fokus membangun kekuatan organisasi, tetapi juga ingin memberikan manfaat konkret kepada masyarakat. Kami optimistis langkah ini akan semakin memperkenalkan PRI hingga ke pelosok Indonesia,” katanya.
Jaisul berharap Rapimnas I menghasilkan berbagai kebijakan strategis yang mampu memperkuat struktur partai, meningkatkan kualitas kader, serta memperluas kepercayaan publik terhadap Partai Rakyat Indonesia.

Rapimnas I harus menjadi tonggak sejarah perjalanan PRI menuju partai yang kuat, dipercaya masyarakat, dan konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat Indonesia,” pungkasnya. (RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *