Pasie Laweh Susun Arah Pembangunan 2027, Musnag Tekankan Tiga Prioritas dan Perkuat Komitmen Cegah Stunting

Editor : Jean

Tanah Datar – (JMG) Pemerintah Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, menggelar Musyawarah Nagari (Musnag) Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKP Nagari Tahun 2027 dan Daftar Usulan RKP (DU RKP) Tahun 2028. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Wali Nagari Pasie Laweh, Senin (29/6/2026), menjadi forum strategis untuk menyepakati arah pembangunan nagari berdasarkan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Musyawarah tersebut dihadiri Camat Sungai Tarab beserta unsur Forkopimca, Kapolsek, Wali Nagari dan perangkat nagari, Ketua dan anggota BPRN, unsur Kerapatan Adat Nagari (KAN), Bundo Kanduang, tokoh masyarakat, lembaga kemasyarakatan, serta berbagai unsur lainnya.

Ketua BPRN Pasie Laweh, Amrizal, S.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musnag merupakan tahapan penting dalam memastikan pembangunan nagari berjalan secara terarah, transparan, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa penyusunan RKP Nagari Tahun 2027 dan DU RKP Tahun 2028 difokuskan pada tiga bidang prioritas, yakni bidang pemerintahan dan sosial budaya, bidang ekonomi, serta bidang fisik dan sarana prasarana.

Seluruh usulan yang muncul dalam musyawarah ini harus benar-benar berdasarkan kebutuhan riil masyarakat. Kita berharap setiap program yang direncanakan mampu memberikan manfaat nyata serta mendorong kemajuan Nagari Pasie Laweh secara berkelanjutan,” ujar Amrizal.

Sementara itu, Wali Nagari Pasie Laweh, Hidayat, S.Pd., M.Pd.T, menyampaikan bahwa selain membahas perencanaan pembangunan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Rembuk Stunting sebagai bentuk komitmen pemerintah nagari dalam mempercepat penurunan angka stunting.
Menurutnya, penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat melalui program yang terintegrasi dalam perencanaan pembangunan nagari.

Persoalan stunting harus menjadi perhatian bersama. Dengan memasukkan program pencegahan dan penanganannya ke dalam perencanaan pembangunan, diharapkan kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus meningkat,” ungkapnya.
Di hadapan peserta Musnag, Hidayat juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai. Ia menjelaskan bahwa kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih sehingga harus beristirahat sesuai anjuran.

Saya mohon maaf kepada seluruh peserta karena belum bisa mendampingi jalannya musyawarah sampai selesai. Semoga kegiatan ini tetap berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan Nagari Pasie Laweh,” tuturnya.
Musyawarah berlangsung dengan suasana partisipatif. Berbagai usulan pembangunan dari masyarakat dibahas dan diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah maupun kebutuhan riil nagari.

Melalui Musnag ini, Pemerintah Nagari Pasie Laweh berharap seluruh program yang dirumuskan dalam RKP Tahun 2027 dan DU RKP Tahun 2028 benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat, memperkuat pelayanan pemerintahan, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, melestarikan nilai-nilai sosial budaya, serta mempercepat pembangunan infrastruktur demi terwujudnya Nagari Pasie Laweh yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *