Editor : Jean
Tanah Datar – (JMG) Pemerintah Nagari Padang Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, menggelar Musyawarah Nagari (Musnag) Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2027 dan penyusunan Daftar Usulan (DU) RKP Tahun 2028, Rabu (17/06/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula pertemuan nagari tersebut menjadi forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Musnag dihadiri oleh Ketua dan anggota BPRN Padang Laweh, Pemerintah Nagari, Camat Sungai Tarab, unsur Forkopimca, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kapolsek Sungai Tarab, tokoh masyarakat, tokoh adat, Bundo Kanduang, pemuda, kader pembangunan serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Ketua BPRN Padang Laweh, Harnulis Dt. Batuah, dalam sambutannya menegaskan bahwa Musnag merupakan amanat regulasi yang harus dilaksanakan secara partisipatif sebagai dasar penyusunan RKP Nagari Tahun 2027 dan DU RKP Tahun 2028.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan nagari sangat ditentukan oleh kualitas perencanaan yang lahir dari kebutuhan riil masyarakat. Karena itu, seluruh peserta diharapkan aktif menyampaikan gagasan, kritik, dan usulan pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Musnag bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang demokrasi pembangunan di tingkat nagari. Setiap usulan yang disampaikan harus berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas sehingga program yang direncanakan dapat menjawab persoalan masyarakat secara tepat,” ujarnya.
Harnulis menambahkan, BPRN memiliki komitmen untuk mengawal seluruh tahapan perencanaan agar berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai dengan visi pembangunan daerah maupun nagari. Ia berharap hasil Musnag mampu melahirkan program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Wali Nagari Padang Laweh, Rahmad Febri Jeni, S.Sy., Dt. Barah Bangso, dalam paparannya menyampaikan bahwa penyusunan RKP Tahun 2027 harus diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah, kebutuhan masyarakat, serta program nasional yang menyentuh langsung kehidupan warga.
Selain membahas perencanaan pembangunan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Rembuk Stunting sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam percepatan penurunan angka stunting di Nagari Padang Laweh.
Rahmad Febri Jeni menjelaskan bahwa stunting masih menjadi isu penting yang memerlukan perhatian lintas sektor. Oleh sebab itu, seluruh elemen masyarakat mulai dari pemerintah nagari, tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga keluarga harus terlibat aktif dalam pencegahan dan penanganannya.
Penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Diperlukan kolaborasi seluruh pihak agar generasi yang lahir dan tumbuh di Nagari Padang Laweh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” katanya.
Ia juga memaparkan sejumlah prioritas pembangunan yang akan menjadi perhatian dalam penyusunan RKP Tahun 2027, di antaranya peningkatan kualitas infrastruktur nagari, penguatan sektor pertanian, pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan sumber daya manusia, serta program kesehatan dan pendidikan.
Menurutnya, seluruh usulan yang muncul dalam Musnag akan diverifikasi dan disusun berdasarkan skala prioritas serta kemampuan anggaran yang tersedia.
Camat Sungai Tarab bersama unsur Forkopimca yang hadir memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musnag tersebut. Mereka menilai forum musyawarah merupakan instrumen penting dalam menjaga sinergitas antara pemerintah nagari, masyarakat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Melalui Musnag RKP Tahun 2027 dan DU RKP Tahun 2028 ini, diharapkan lahir berbagai program prioritas yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mempercepat terwujudnya pembangunan Nagari Padang Laweh yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Musyawarah berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari peserta yang mewakili setiap jorong dan unsur masyarakat. Seluruh usulan yang mengemuka akan menjadi bahan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan nagari untuk tahun mendatang.(RN)












