Editor : De Ola
Padang (JMG) – Sekolah Luar Biasa ( SLB ) Negeri 2 Padang Provinsi Sumatera Barat, menerima bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dari Direktorat Jenderal PKPLK Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah. Bantuan tersebut bersumber dari APBN tahun 2025 senilai Rp 2.297.251.000.(Dua Milyar Dua Ratus Sembilan Puluh Tujuh Juta Dua Ratus Lima Puluh Satu Ribu Rupiah) dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender.
Pekerjaan Revitalisasi tersebut mencakup : 1.Pembangunan ruang kelas baru sebanyak 4 ruangan ,
2 . Pembangunan Ruang Pendidikan khusus.
3 . Rehabilitasi Ruang Kelas Bidang ke 1.
4 . Rehabilitasi Ruang Kelas Bidang 2.
5 . Rehabilitasi Ruang Kelas Bidang 3.
Kepala Sekolah SLB Negeri 2 Padang, Miky Indra M, Spd Mpd menyampaikan apresiasinya atas perhatian Pemerintah untuk membuka akses lebih tinggi terhadap anak yang berkebutuhan khusus.

“Progres Pekerjaan per hari ini diperkirakan sudah 30 persen, Insyaallah kedepannya semua pekerjaan Revitalisasi Ruang Kelas ini akan meningkat , tentu tidak lepas dari peran kita bersama , ketika ditanya kelengkapan pekerjaan memakai Alat Pelindung Diri (APD) dijawab , setiap pagi dimulainya pekerjaan , selalu kita ingatkan agar memakai Alat Pelindung Diri ,”kata Miky Indra, Rabu (1/10/2025).
Ia menambahkan , sebelum turunnya kegiatan ini, banyak pelatihan yang diikuti semua Kepala Sekolah yang mendapatkan program ini. Setelah itu , melengkapi kelengkapan semua berkas persyaratan untuk dibawa ketingkat Pemerintah Provinsi (Pemprov).
“Sekolah SLB Negeri 2 Padang yang beralamat di jalan teratai nomor 38 Kelurahan Padang Sarai Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, memiliki murid sebanyak 163 orang terdiri dari tuna netra, tuna rungu , agraista dagsa dan autis dengan panduan tenaga pendidik sebanyak 62 orang , “ya Alhamdulillah di tahun 2025 ini kita mendapatkan Revitalisasi sekolah dari Pemerintah melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan sambung Miky Indra.
Detail Program Revitalisasi Sekolah luar biasa (SLB) Negeri 2 Padang bertujuan : Meningkatkan kualitas dan Pemerataan layanan khusus bagi Anak berkebutuhan khusus (ABK).
Pelaksanaan pekerjaan Revitalisasi bersifat Swakelola yang melibatkan partisipasi masyarakat dalam pekerjaan, termasuk memberdayakan warga sekitar dan orang tua murid yang menganggur .
Manfaat : Menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman , aman dan kondusif bagi anak yang berkebutuhan khusus. Meningkatkan semangat belajar siswa , Memberdayakan masyarakat sekitar dengan menyediakan lapangan pekerjaan dan Mengatasi kesenjangan kualitas Pendidikan.
Konsultan Pengawas Pekerjaan Revitalisasi Satuan Pendidikan SLB Negeri 2 Padang, HAFIZA ST, Memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis , gambar kerja( Shop drawing) dan Rencana Kerja yang tertuang dalam dalam kontrak.
Melakukan pengawasan secara umum dan memastikan pekerjaan berjalan lancar , mengamati kualitas material yang digunakan supaya mutu pekerjaan terjamin serta ketepatan waktu sampai masa pekerjaan selesai.
Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan ( P2SP) SLB Negeri 2 Padang sekaligus tokoh Masyarakat sekitar, SYAMSIR S.pd mengatakan , pekerjaan dimulai di penghujung bulan Agustus 2025 dan dilaksanakan dalam waktu 120 hari kalender .
Ketika ditanya soal material dan spesifikasi teknis, Syamsir menjawab lantang , semua pekerja Revitalisasi Satuan Pendidikan ini sesuai dengan aturan dan petunjuk ,”kita tidak boleh melenceng dari petunjuk tersebut,”tambahnya.(HERI).












