Editor : Hari S
Purworejo, ( JMG ) – Pekerjaan SPAM (Peningkatan Sistem Penyediaan Air Minum) dengan Nilai Kontrak Rp 1.481.710.000 yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Purworejo melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang dikerjakan melalui penyedia jasa , dan dari keterangan yang tertera di papan proyek telah selesai dalam pengerjaannya, yakni tanggal 14 Desember 2024. Akan tetapi terlihat hasil dalam pengerjaan dan penempatan pipa SPAM nya diduga ada beberapa yang diduga kurang maksimal
Awak media Jejak 77 mencoba menggali informasi lebih dalam terkait dengan keluhan warga dan hasil pelaksanaan pekerjaan tersebut yang berada di Desa Sawangan Kecamatan Pituruh, Kabupaten Purworejo, Rabu(22/1/2025).
Dari penggalian informasi dan investigasi tersebut di temukan beberapa segmen pelaksanaan pekerjaan tersebut diduga kurang maksimal, ini dibuktikan banyaknya keluhan yang di sampaikan warga masyarakat saat media Jejak77 lakukan investigasi dan konfirmasi.
Seperti di keluhkan salah satu warga sawangan yang tidak mau disebutkan namanya menuturkan, bahwa pipa saluran air belum dipasang yang buat keluar air, jadi warga tersebut belum bisa menikmati air SPAM,akan tetapi odo meteran kran nya sudah dipasang di samping rumahnya bahkan pemasangannya kurang sempurna pada bocor di sambungan sehingga airnya keluar.
” Saya heran mas itu odo meteran kran sudah dipasang tetapi yang saluran pipa buat keluar air belum dipasang..bagaimana saya bisa menggunakan airnya..wong kran buat keluar airnya tidak ada, itu malah bocor mas, lama lama tanah saya bisa gembur dan longsor mas,,di bawah juga saluran pipanya gak pada digali dan ditimbun untuk jalur yang dilewatinya mas?, terlihat kurang rapi semisal ada orang jalan bisa kesrimpet kalau gak lihat, ” ungkap salah satu warga sambil menunjukkan kran yang bocor.
Masih di lokasi sama SS warga yang berdekatan dengan bak penampungan air juga mengeluhkan pemasangan pipa SPAM yang kurang rapi bahkan terkesan asal asalan.SS menuturkan dulu pada saat pemasangan pipa SPAM nya sudah konflik sama warga, karena banyak berserakan di pekarangan – pekarangan warga, penempatan saluran pipanya yang membahayakan orang jalan kaki karena cuman diletakkan di pinggir jalan dan tidak digali dan ditimbun.
” Dulu waktu pemasangan pernah ribut sama warga gara – gara pasang pipanya ngawur gak digali dan ditanam cuman dikasih pinggir jalan ini terus naik lewat samping rumah itu mas,pokoknya kurang rapi mas..warga bawah j dan atas sana sebenarnya banyak yang ngeluh mas tapi bingung mau lapor kemana, ” ucap SS.
Keluhan warga tidak hanya berhenti di situ, yang lebih mencengangkan dari keterangan beberapa warga yang tidak jauh dari Bak penampungan air SPAM juga menyampaikan, jika ada beberapa warga di mintai biaya untuk pemasangan meteran melalui anggota/pengurus Bumdes yang bernama SN, dari SN terlontar kata-kata jika warga yang telah di pasangi meteran SPAM di kenakan biaya Rp350.000 jika warga tidak bersedia membayar biaya tersebut, SN mengancam akan membongkar dan melepas odo meteran spam tersebut.
Dari investigasi dan meminta keterangan warga sekitar, memang betul ada odo meteran SPAM warga tersebut yang sudah terpasang telah di bongkar dan dilepas, Padahal sudah sangat jelas sesuai aturan jika Proyek SPAM tersebut yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Purworejo di peruntukan secara GRATIS untuk peningkatan warga masyarakat yang menerima bantuan.
” lya betul mas, punya saya meteran kran nya di ambil padahal sudah dipasang disamping itu,di karenakan saya tidak mau membayar uang sejumlah 350 ribu dulu katanya gratis,iya yang bongkar dan lepas ya pak SN pengurus bumdes, ” tutur salah satu warga sambil menunjuk bekas kran meteran yang dilepas
” tetangga sana juga kayaknya ada juga yang sudah dibongkar dan dilepas juga mas,mungkin juga gak mau bayar mas, ” lanjutnya.
Di lain waktu SRN saat dikonfirmasi via whatshap kamis.(23/1/2025) terkait kejadian tersebut tidak menjawab.
Sampai berita ini tayang awak Media Jejak 77 belum bisa mengkonfirmasi Dinas dan pihak – pihak terkait guna menghasilkan pemberitaan yang berimbang dan penulusuran lebih lanjut.
Jack77






