Editor : Hari S
Gunung Kidul, ( JMG ) 10 Oktober 2024. UPN”Veteran” Yogyakarta melalui program Hibah
pengabdian internal Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (LP2M) pada bulan
Juni sampai Oktober 2024 telah melakukan pendampingan terhadap UKM Tiwul instan milik Ibu
marni yang beralamat Di dusun Regedek, Giripanggung, Tepus Gunung Kidul yang telah melakukan
produksi sejak tahun 2018. Usaha tiwul instan ini bisa memproduksi rata rata sebasar ± 35 kg/
hari. Permintaan tiwul instan terus mengalami peningkatan ± 10% pertahunnya, dan pada saat
musim paceklik singkong UKM tidak dapat beproduksi karena kekurangan bahan baku.
Menurut Gunawan Mayono Putro selaku ketua program mengatakan bahwa
pendampingan yang dilakukan adalah melalui inovasi peralatan/mesin Penginter tepung gaplek .
Inovasi mesin ini didasarkan atas permintaan dari UKM yang merasa kuwalahan pada proses
pembuatan tiwul instan yang dilakukan secara manual. Pekerjaan penginteran tepung untuk bahan
tiwul instan secara manual ini dirasa melelahkan karena proses penginteran/pembutiran
membutuhkan waktu lama yaitu ± 4 kg/jam dan harus dilakukan berdiri dengan sedikit
membungkuk. Pada pengabdian ini UPN ”Veteran” telah memberikan bantuan mesin penginter
gaplek dengan kapasitas 25 kg/jam. Gambar mesin yang disumbangkan dalam pengabdian adalah
seperti dalam gambar berikut
Menurut ibu Sumarni, dengan bantuan mesin penginter tersebut usaha tiwul miliknya
sangat terbantu sekali dalam proses penginteran. Mesin penginter ini dapat meningkatkan kapasitas
tiwul yang diproduksi hingga 300% – 400%. Dengan kapasitas produksi yang meningkat UKM ibu
Marni dapat memenuhi permintaan bahkan dapat melakukan persediaan untuk masa paceklik ketela pohong.
Tumijan












