Tanah Datar, (JMG) – Dugaan intimidasi terhadap salah satu keluarga di Rao-Rao beberapa hari silam berlanjut dengan bentuk ujaran kebencian yang menghasut warga untuk mengusir salah satu keluarga Nano Bojes di Rao-Rao disebabkan perbedaan pilihan dalam kontestasi pilkada kali ini.
Hal ini terungkap dari penyebaran pesan di WAG sebuah kelompok pada, kamis 31 Oktober 2024.
Pesan berantai via whatsapp grup tersebut memprovokasi orang lain dengan ucapan merendahkan Nano Bojes.
Pesan WAG dikirim oleh seseorang yang masih kerabat dekat RA tersebut bernama Eri Men Amir.
Kalau memang ingin membesarkan atau mencari makan di ketiak EP silahkan saja dan silahkan tinggalkan kampung ini.
Diduga aksi provokasi warga Ra-Rao yang dilakukan oleh Eri men Amir tersebut dikarenakan banyaknya para pemilih di Rao-Rao yang bersimpati dan mendukung agar Tanah Datar tetap dipimpin oleh EP, rerutama dari pihak keluarga Nano Bojes dan pihak-pihak keluarga lainnya.
Kalau dugaan tersebut benar, sudah dipastikan akan banyak warga semakin anti pati dengan RA, karena bagian dari keluarga RA menghasut dan mengintimidasi warga yang berbeda pilihan dengan mereka.
Nano bojes mengungkapkan “saya telah coba konfirmasi pasca intimidasi pihak kerabat beliau tempo hari, namun sampai hari ini tidak sedikitpun digubris, bahkan malah mereka melalui Eri men Amir atau kerabat RA mengusir keluarga yang mereka intimidasi dengan memprovokasi warga via whatsapp Grup.
Miris dan Sadis.
Pilkada ajang kemerdekaan dalam berdemokrasi.
Hentikan prilaku barbar yang memaksakan kehendak terhadap masyarakat.












