BATAM  

Terkait Bangunan WS Auto Body Work. LURAH SEGERA CEK KE BP

Editor : Hari S

Batam, (JMG) – Dugaan pemanfaatan fasilitas umum (fasum) didaerah Jodoh Poin RT. 05 RW. 05 Kelurahan Sungai Jodoh Kecamatan Batu Ampar Kota Batam ditanggapi Lurah Sungai Jodoh. Muhammad Ricko Tambusai saat ditemui JMG dikantor Camat Batu Ampar mengaku tak mengetahuinya.

” Terkait fasum yang digunakan warga di Batam ini sangat banyak. Mengenai WS Auto Body Work yang diduga memanfaatkan tanah fasum bekas lapangan bola voly saya belum mengetahuinya”, ujar Ricko.

Dia mengatakan apakah JMG telah menanyakan kepada pihak yang memakai lokasi tersebut?, dijawab JMG, bahwa telah menanyakan kepada Riko seseorang yang mengaku menyewa tanah dan bangunan tersebut.

Disampaikan kepada lurah bahwa bangunan itu berdasarkan info yang diperoleh JMG telah lama berdiri. Sebelumnya, ditanah itu dulunya adalah lapangan bola volly.

Setelah lapangan bola volley itu jarang digunakan, maka dijadikan gudang untuk meletakkan dan menumpuk pipa ATB. Pipa-pipa itu milik pengusaha bernama Hengki.

Terakhir gudang dengan rangka baja itu dijadikan workshop untuk pengecatan dan modifikasi kendaraan roda empat oleh Riko. Bahkan informasinya Riko menyewa gudang tersebut dari Heri yang merupakan karyawan Hengki.

Riko juga mengatakan untuk lebih jelasnya silahkan hubungi Heri. Sebab dirinya berurusan dengan Heri dan bukan dengan Hengki.

Heri saat ditemui JMG mengaku sebagai karyawan dari Hengki. Dia diutus untuk menemui JMG.

Heri juga mengatakan bahwa dirinya tak mengetahui pasti status dari tanah tempat gudang tersebut. Kendati demikian, Heri meminta agar tidak dipermasalahkan penggunaan tanah untuk gudang itu.

Sementara itu, M. Ricko Tambusai selaku Lurah Sungai Jodoh mengatakan bahwa dirinya belum mendapat info pasti.
” Saya blum dapat info terkait lahan itu dri BP pak. Saya sedang memastikan lahan milik siapa dan status nya apa. Tpi sampai sekarang belum dapat info”, ujarnya.

Terakhir Ricko Tambusai juga mengatakan silahkan saja diberitakan terkaitnya bangunan yang diduga fasilitas umum tersebut. (Ism/Sdn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *