Editor : Ocu Azhar
PEKANBARU, – Cooling System menuju Pilkada Damai, Kapolsek Rumbai Iptu Said Khairul Imam didampingi Kanit Intelkam dan Kanit Binmas Ipda Kamra Junaedy Silahturahmi ke Lapas Kelas II Rumbai, Rabu (16/10/2024).
Kedatangan Kapolsek Rumbai dan rombongan disambut langsung oleh Kalapas Kelas II Henri Alfa Edison Damanik, SH dan pejabat Struktural KPLP.
Adapun tujuan kunjungan Kapolsek Rumbai yang belum genap satu bulan menjabat sebagai Kapolsek dan jajaran dalam rangka perkenalan diri dilingkup Lapas Kelas II tersebut.
” Sudah menjadi tugas dan tanggungjawabnya memonitoring dan memantau situasi kamtibmas diwilkum Polsek Rumbai dengan turun langsung kelapangan “, jelas Iptu Said.
Menurut Kapolsek, melalui kunjungan silahturahmi ini meminta bersama-sama bersinergi untuk wujudkan Kamtibmas yang kondusif.
” Kami berharap terbangunnya sinergitas demi terjaganya suasana kamtibmas yang kondusif, aman, nyaman dan sehat. Kami pun berharap dapat diterima dan bisa saling berkoordinasi sehingga dapat melaksanakan tugas sesuai dengan amanah yang diberikan,” tambah Kapolsek Iptu Said Khairul Iman.
Terakhir, terkait Kamtibmas dan permasalahan menjelang Pilkada Kapolsek Iptu Said menyebutkan jika ada permasalahan di Lapas meminta Pegawai Lapas untuk selalu berkoordinasi dengan Polsek Rumbai ataupun silahkan datang dan melaporkan kepada Polsek Rumbai.
Sementara itu Kalapas Narkotika Kelas II Pekanbaru Henri Alfa Edison Damanik, SH menyampaikan sangat bangga dan senang bisa menjalin keharmonisan yang selama ini telah berjalan dengan baik.
” Kami juga siap bersama-sama bersinergi ciptakan situasi yang kondusif, aman, terkendali dan kami pun mendukung pemerintah dalam memerangi kejahatan dengan membantu pemerintah,” tegas Kalapas.
Kalapas lebih lanjut memaparkan situasi kamtibmas dan permasalahan kerawanan di lapas tersebut keterbatasan anggotanya yang harus menjaga lebih kurang 1300 warga binaan.
Dan terkait Pilkada Riau 2024, warga binaan sudah kami pastikan terdaftar sebagai Pemilih Tetap dan sudah terdata serta terdaftar di KPU Kota Pekanbaru sebagai DPT tetap sebanyak 799 Orang warga binaan.
Ia berharap peraturan KPU tidak berubah lagi sampai Hari H pencoblosan, yang mana pengalaman saat Pilleg dan Pilpres 2024 terdahulu peraturan KPU berubah ubah 12 jam sebelum pencoblosan.
” Sehingga teamnya kelimpungan dalam menyiapkan hal administrasi pengumpulan KTP dimana Lapas merupakan lokasi khusus warga binaan rata-rata tidak ada KTP tetapi Administrasi kependudukan sudah terdata oleh kami “, tutup Kalapas Kelas II.
( Az77 )












