Kirab Budaya Tapak Nata Untuk Penyelamatan Benda Cagar Budaya

Editor : Mas pAy

Boyolali ( JMG ) – Pemkab Boyolali masyarakat Desa Sumbung Kecamatan Cepogo menggelar Kirab Budaya Tapak Nata di petilasan Tapa Nata, yang salah satu petilasan Susuhunan Pakubuwono x. Selasa 30 Juli 2024.

Arak – arakan kirab yang paling depan Pasukan Bregodo dari Keraton Kasunanan Surakarta.

Salah satu warga Kawit
mengatakan, Kirab yang diikuti Pasukan Keraton Surakarta dan dengan Gunungan hasil bumi para peserta kirab menyusuri jalan Desa Sumbung dan berakir di Petilasan Tapak Nata.

Tapa Nata yaitu pada batu yang terdapat Jejak telapak kaki Kanjeng Sinuwun Susuhunan Pakubuwono x Raja Keraton Surakarta Hadiningrat. Tapa Nata yang diyakini oleh masyarakat Jawa kususnya di Desa Sumbung sebagai sebuah petuah dari peninggalan masa lalu. Katanya.

Kawit menjelaskan juga ada peninggalan Situs di masa lalu.pada sebuah batu yang ada bekas telapak kaki Nata. Nata artinya : Raja Sinuwun Pakubuwono X. Ritual pembersihan yang dipimpin juru kunci yang diikuti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Keraton Solo dan terkopncen.

Ritual pembersihan dengan menyikat Jejak telapak kaki pada Situs Batu yang ditaburi bunga. Kirab budaya Tapak Nata adalah merupakan dalam bentuk perhatian pemerintah dalam untuk nguri – Uri budaya. ( Dwi Nurbiyanto )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *