Editor : De Ola
Kisaran, (JMG) – Bila melihat kondisi jalan Cemara hingga Gang Amalia yang berada di Lingkungan VI, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan sudah lebih dari satu dasa warsa tidak pernah ada perbaikan jalan itu. Karena dibadan jalan ini sudah banyak yang mengalami kerusakan, berlubang dan berbatu batu yang berserakan. Sehingga bagi orang yang melintas disitu terpaksa pelan pelan untuk menghindari adanya kerusakan badan jalan tersebut. Menurut warga sekitar yang tak mau disebut jati dirinya via Media Jejak News mengatakan, bahwa kondisi badan jalan ini memang sudah banyak yang mengalami lubang lubang yang melebar, serta batu batuannya juga pada berserakan. Dan oleh karena itu kata warga, selayaknyalah agar Pemda Asahan untuk mengadakan perbaikannya.
Mengingat lagi kata warga kepada Media Jejak News, bahwa jalan ini dulunya dibangun pada waktu itu sudah hampir sekitar 12 tahun lamanya melalui proyek jalan hotmix . Namun sampai dengan ini kondisi badan jalan ini hingga sampai dengan ini tgl, 22 Juli 2024, jalan ini belum pernah ada tanda tanda untuk perbaikannya. Baik itu mengenai proyek anggaran pemeliharaan maupun perawatan belum juga pernah ada dilakukan. Padahal bila kita melihat sebenarnya, bahwa setiap tahun anggaran badan jalan ini (jalan kabupaten- Red) lewat APBD, belum ada juga yang mengerjakan badan jalan ini. Sehingga hal ini menurut kata warga bisa menjadi pilih kasih. Semoga pihak terkait dalam hal ini seharusnya oleh pihak pemerintah agar mendahuluhkan atau prioritas untuk kebutuhan perbaikan badan jalan ini. Mengingat jalan ini cukup banyak dilalui kenderaan roda dua dan empat, ada yang mau untuk berbelanja ke pasar pagi Bakti, dan ada menuju sekolah serta ambulan untuk mengantar jenazah ke pemakamannya.
Nah, bila kita mentelusuri keberadaan badan jalan ini memang sudah cukup fital buat kebutuhan masyarakat itu sendiri. Dimana badan jalan Cemara ini serta jalan yang melingkar tembus kejalan Gang Amalia ini adalah merupakan buat kepentingan masyarakat itu sendiri. Dimana dijalan ini, selain adanya Sekolah Pesanteren yakni Pesanteren “BINA ULAMA” yang juga cukup ternama dengan santrinya yang cukup banyak itu. Dan juga disini ada zona perkuburan. 2 diantaranya adalah Peruburan Muslim Kelurahan Selawan dan Perkuburan Muslim Gambir Baru. Serta juga ada perkuburan India dan Perkuburan Belanda.
Sehingga dengan itu masyarakat setempat sangat perlu agar kondisi badan jalan ini supaya dapat diperbaiki dengan sedini mungkin. Karena setiap orang yang mau dikebumikan lewat kuburan ini, mereka diantaranya menggunakan kerenda sorong yang untuk mengantar jenazah kepemakaman. Hal ini sering mengalami kesulitan disebabkan adanya kerusakan badan jalan ini. Sehingga diharapkan oleh warga sekitar agar Bupati Asahan, serta pihak yang terkait untuk dapat memperbaiki badan jalan ini.
( Ospa ).












